Mengenali Tanda Overstimulasi pada Bayi dan Cara Tepat Mengatasinya
Bayi yang menerima terlalu banyak rangsangan sensorik dapat mengalami overstimulasi. Kondisi ini rentan menyebabkan kelelahan hingga perubahan emosi atau tantrum saat batas toleransinya terlampaui.
Gejala overstimulasi sering muncul mendadak, namun ada tanda awal yang bisa dikenali.
>>> Smart Parents Network Gelar Aquatic Floating Yoga untuk Bunda di Menteng
Dokter anak Kevin Kathrotia menjelaskan bahwa overstimulasi terjadi ketika bayi atau anak menerima lebih banyak rangsangan daripada yang mampu mereka tangani.
Kondisi ini paling umum pada bayi usia 2 minggu hingga 3-4 bulan. Anak yang lebih besar juga bisa mengalaminya, misalnya saat tantrum setelah seharian beraktivitas di luar.
Setiap anak memiliki kapasitas dan batas toleransi yang berbeda, yang berkembang seiring usia. Faktor pemicu biasanya kombinasi dari beberapa hal, bukan satu penyebab tunggal.
Analis perilaku Kerri Milyko mencontohkan, seorang anak mungkin nyaman di taman ramai pada suatu waktu, tetapi merasa overstimulasi di lain waktu jika kurang tidur atau melewatkan jam makan.
Tanda-tanda Overstimulasi pada Bayi
Gejala overstimulasi bervariasi pada setiap anak. Tanda umum pada bayi meliputi menangis lebih keras, menolak sentuhan, memalingkan kepala, atau ingin terus digendong.
Tanda lainnya adalah menyusu lebih sering, sangat rewel, mengepalkan tangan, menggerakkan kaki tersentak-sentak, tampak ketakutan, tantrum, dan terlihat sangat lelah.
Lingkungan bising, keramaian, pencahayaan terlalu terang, atau warna mencolok bisa menjadi penyebab utama bayi kewalahan.
Durasi menatap layar yang berlebihan juga membebani otak bayi, terutama di bawah 18 bulan.
Aktivitas harian yang terlalu padat, melewatkan tidur siang, atau tidur terlalu larut malam mempercepat bayi mengalami overstimulasi.
>>> Artotel Group Luncurkan Wisata Psikologi Mindhavana untuk Refleksi Diri
Update Terbaru
Persija Jakarta Putus Kontrak Hanif Sjahbandi karena Cedera Lutut
Jumat / 19-06-2026, 05:06 WIB
Teach You a Lesson Betah di Puncak Netflix Global Dua Pekan
Jumat / 19-06-2026, 05:06 WIB
Penyebab Pertengkaran Suami Istri yang Jarang Disadari, dari Rasa Aman hingga Finansial
Jumat / 19-06-2026, 05:06 WIB
PBSI Lepas 26 Atlet Junior Indonesia ke AJC 2026 di Jepang
Jumat / 19-06-2026, 05:05 WIB
Samsung Galaxy A57: Desain Tipis 6,9 mm dan Bobot 179 Gram untuk Kenyamanan Harian
Jumat / 19-06-2026, 05:05 WIB
The Fed Umumkan Suku Bunga, Debut Kevin Warsh Disorot
Jumat / 19-06-2026, 05:04 WIB
9 Drakor Rating Tertinggi Minggu Ketiga Maret 2026
Jumat / 19-06-2026, 05:04 WIB
MSCI Soroti Keterbukaan Data Pasar Saham Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 05:04 WIB
AS dan Iran Mulai Terapkan Kesepakatan Damai Sementara, Selat Hormuz Kembali Dibuka
Jumat / 19-06-2026, 05:04 WIB
MAPPA Rilis Ilustrasi Mikasa Ackerman yang Picu Trauma Fans Attack on Titan
Jumat / 19-06-2026, 05:03 WIB
Rizky Billar Laporkan Enam Akun Medsos ke Polda Metro Jaya
Jumat / 19-06-2026, 05:03 WIB
BAIC Indonesia: Kenaikan Harga BBM Ubah Perilaku Konsumen Mobil
Jumat / 19-06-2026, 05:03 WIB
Meksiko vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit Grup A
Jumat / 19-06-2026, 05:02 WIB
Saham Perbankan Besar Alami Koreksi Tajam pada Pertengahan 2026
Jumat / 19-06-2026, 05:02 WIB






