Bursa Berjangka Dubai (DGCX) akan meluncurkan kontrak berjangka emas dengan penyelesaian hari yang sama pada Senin mendatang.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi perdagangan logam mulia dan menangkap tingginya permintaan aset aman.

in1

>>> Bahaya Menggantung Handuk Basah di Kamar Mandi, Picu Jamur dan Penyakit

Instrumen baru bernama Gold Spot T+0 ini dirancang untuk mengikuti pergeseran pasar global yang mengarah pada mekanisme penyelesaian transaksi lebih cepat.

Produk ini menyasar pedagang emas batangan, kilang, broker, anggota kliring, hingga institusi keuangan.

Fasilitas tersebut menawarkan kepastian harga serta mekanisme pengiriman fisik melalui tempat penyimpanan resmi.

Ahmed Bin Sulayem, CEO DMCC, mengatakan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah standar industri perdagangan global.

"Dulu T+1 atau T+2 dianggap besar, tetapi sekarang seluruh pasar bursa berbicara soal penyelesaian yang lebih cepat dan teknologi yang lebih baik," ujarnya.

>>> Lionel Messi Cetak Hattrick, Argentina Kalahkan Aljazair 3-0

Peningkatan volume perdagangan emas di bursa tersebut dipicu oleh tingginya volatilitas geopolitik global saat ini.

Kondisi tersebut mendorong investor untuk mengamankan modal pada aset lindung nilai seperti emas.

Selain emas, DMCC juga tengah mengkaji pengembangan produk derivatif aset digital serta pasangan mata uang baru di masa depan.

Namun, instrumen kripto masih dipertimbangkan untuk jangka menengah hingga panjang.

>>> Hillsong Worship Gelar Konser Perdana di Surabaya September 2026

Dubai terus memposisikan diri sebagai pusat perdagangan emas global yang menghubungkan aliran logam mulia dari Afrika, Asia, hingga Eropa.