Doa ini mengandung pengagungan dan permohonan keselamatan.

Dzikir Empat Kalimat Utama: Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menerangkan bahwa memperbanyak dzikir merupakan jalan utama mendekatkan diri kepada Allah SWT.

>>> Hugo Broos Ajukan Banding Atas Sanksi Berat Themba Zwane

Kalimat yang dianjurkan meliputi: Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, Allahu Akbar.

Doa Hasbunallah wa Ni'mal Wakil: Kalimat perlindungan ini dibaca untuk menghadapi kesulitan hidup.

Ibnu Katsir menyebutkan doa ini diucapkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Rasulullah SAW saat didera ujian berat.

Doa Berbuka Puasa Asyura: Bagi Muslim yang menjalankan puasa, doa berikut dibaca sebagai ungkapan syukur saat waktu berbuka tiba: "Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika afthartu.

Birahmatika yaa arhamar roohimin."

Doa Asyura Sapu Jagat: Doa ini merangkum permohonan perlindungan, pembebasan dari kesulitan, serta keberkahan umur panjang dalam ketaatan.

Waktu Utama Membaca Doa

Meskipun doa bisa dipanjatkan kapan saja sepanjang hari, terdapat beberapa momentum yang dinilai lebih mustajab. Waktu tersebut meliputi malam 10 Muharram untuk memperbanyak istighfar, serta setelah shalat fardhu.

Selain itu, saat sedang berpuasa, momen menjelang berbuka, serta sepanjang hari dari terbit fajar hingga malam hari juga menjadi waktu yang sangat dianjurkan.

Mengamalkan doa dan dzikir pada Hari Asyura mendatangkan keutamaan besar, seperti pelengkap ampunan dosa-dosa kecil setahun lalu yang diperoleh dari ibadah puasa.

Aktivitas spiritual yang khusyuk ini turut menumbuhkan ketenangan batin yang mendalam.

Mengenang pertolongan Allah kepada para nabi dapat mempertebal keimanan dan ketawakalan.

>>> Kenaikan BI Rate Berpotensi Tingkatkan Risiko Kredit Bermasalah Asuransi

Doa-doa yang dipanjatkan juga berfungsi sebagai permohonan keselamatan serta sarana menghidupkan syiar ibadah di bulan Muharram yang mulia.