Konferensi Pac-12 tengah mempertimbangkan larangan penjadwalan pertandingan melawan Texas Tech.

Langkah ini dipicu oleh rencana Oregon State membatalkan laga kandang pembuka pada 12 September 2026 akibat skandal judi yang melibatkan kuarterbek Brendan Sorsby.

>>> Saham Properti Anjlok 36 Persen, Sektor Hunian Terbebani Suku Bunga Tinggi

Komisioner Pac-12 Teresa Gould mengungkapkan bahwa posisi resmi mengenai kebijakan penjadwalan ke depan akan dibahas secara formal dalam pertemuan Conference Commissioner Association pekan ini.

"As a league, with our athletic directors, we have not yet taken a formal position about how we’re thinking about (scheduling Texas Tech) moving forward," kata Gould.

Pertemuan tersebut digelar untuk menanggapi langkah agresif direktur atletik Georgia dan Nebraska yang telah menerapkan larangan internal terhadap Texas Tech.

Michigan juga membatalkan laga voli musim gugur ini.

"We certainly will be having that conversation," ujar Gould.

Pembatalan laga oleh Oregon State memicu konsekuensi finansial sebesar 1 juta dolar AS sebagai biaya penalti pemutusan kontrak, di tengah keterbatasan opsi tim pengganti pada pekan kedua kompetisi.

>>> Peneliti Temukan Dua Subtipe Autisme Berdasarkan Konektivitas Otak

Laga ini sedianya menjadi satu dari empat pertandingan Pac-12 yang disiarkan oleh CBS dan Paramount+. Perubahan lawan berpotensi membuat jaringan televisi tersebut mengalihkan hak siar ke pertandingan lain.

Presiden University of Miami Joe Echevarria menyoroti hilangnya otoritas NCAA dalam menangani kasus Sorsby.

Sorsby sempat memperoleh keringanan hukum lewat pengadilan sipil sebelum akhirnya dipaksa mundur dari sepak bola kampus oleh Big 12.

"The NCAA keeps losing in the courts," kata Echevarria.

Ia menilai situasi ini menjadi sinyal rapuhnya struktur olahraga perguruan tinggi yang berisiko bergeser menjadi pasar bebas tanpa regulasi ketat.

"Authority is getting chipped away case by case.

>>> Saham Emiten Properti Lesu, IDX Properties Terkoreksi 36,08% Sepanjang 2026

Unless we get legislative intervention, this is just going to turn into a pure free market system where you have winners and losers based on economic realities and what programs can actually afford," ujar Echevarria.