Selain itu, dilakukan perluasan fasilitas umum serta revitalisasi area komersial dan check in.

InJourney Airports juga tengah membangun connecting bridge yang menghubungkan Terminal Domestik dan Terminal Internasional.

Fasilitas ini dirancang untuk mempermudah mobilitas penumpang transit.

Mohammad R Pahlevi mengatakan fasilitas tersebut akan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi penumpang.

>>> Jeffrey Hendrik Resmi Ditunjuk sebagai Direktur Utama BEI Periode 2026-2030

"Optimalisasi di gate keberangkatan internasional akan semakin membuat penumpang merasa nyaman, begitu juga dengan adanya connecting bridge antara Terminal Internasional dan Terminal Domestik yang menyediakan jalur khusus bagi penumpang pesawat yang memiliki penerbangan lanjutan.

Ini memangkas waktu untuk check in," katanya.

Pembaruan Infrastruktur di Bandara Soekarno-Hatta

Untuk Bandara Soekarno-Hatta, pengelola melanjutkan program beautifikasi Terminal 3 dan revitalisasi Terminal 1A.

Pembaruan di Terminal 3 mencakup seluruh fasad tenant komersial di area keberangkatan, boarding gate, interior area check in, hingga toilet.

Fasilitas tambahan seperti game corner juga akan dihadirkan pada boarding lounge penerbangan internasional.

Proyek strategis lainnya adalah revitalisasi Terminal 1A yang mendongkrak kapasitas terminal dari 5,7 juta menjadi 10 juta penumpang per tahun.

Jumlah konter check in ditingkatkan dari 25 unit menjadi 36 unit.

Area pengambilan bagasi diperkuat dengan penambahan conveyor belt dari lima unit menjadi tujuh unit yang mampu melayani hingga 3.500 bagasi secara bersamaan.

Area komersial di Terminal 1A turut diperluas menjadi sekitar 6.300 meter persegi dari luas sebelumnya yang hanya 4.400 meter persegi.

"Setelah revitalisasi, Terminal 1A hadir dengan wajah baru, standar pelayanan yang jauh lebih baik didukung fasilitas lebih lengkap dan modern untuk seamless journey experience," beber Reza.

Peningkatan Kapasitas Bandara Minangkabau dan Depati Amir

Selain dua gerbang utama tersebut, InJourney Airports memperluas terminal Bandara Minangkabau Padang.

Kapasitas tampungnya ditingkatkan menjadi 5,7 juta penumpang per tahun dari sebelumnya yang hanya 2,7 juta penumpang.

Untuk Bandara Depati Amir Pangkalpinang, kapasitas dinaikkan menjadi 3 juta penumpang per tahun dari sebelumnya 1,5 juta penumpang.

Langkah ini dicapai melalui perluasan terminal dan pembaruan fasilitas pendukung.

>>> Tim Ekspedisi Temukan Bangkai Kapal Neraka Jepang di Filipina

Sebagai pengelola 37 bandara di Indonesia, InJourney Airports menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman penumpang melalui transformasi infrastruktur secara berkelanjutan.