Ratusan jemaah haji dari berbagai negara memadati Gua Hira di Puncak Jabal Nur, Makkah, Arab Saudi, pada Kamis (18/6/2026) dini hari.

Lokasi bersejarah tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama ini menjadi destinasi utama di sela pelaksanaan ibadah haji maupun umrah.

>>> Art Basel Swiss Dibuka, Pamerkan Karya Seni Miliaran Dolar

Pendakian menuju gua yang berada di ketinggian sekitar 634 hingga 640 meter di atas permukaan laut ini terpantau ramai sejak pukul 04.00 waktu setempat.

Jalur menanjak setapak demi setapak dilalui para peziarah demi mengenang jejak perjuangan Rasulullah SAW meskipun medan yang dihadapi cukup menguras tenaga.

Kawasan bersejarah ini berjarak sekitar empat kilometer di sebelah timur Masjidil Haram.

Perjalanan mendaki menuju puncak Jabal Nur umumnya membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam.

Para peziarah disuguhkan pemandangan Kota Makkah dan kemegahan Tower Zamzam dari ketinggian.

Rombongan Media Center Haji (MCH) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang berjumlah 17 orang turut melakukan pendakian tersebut.

Jalur menuju lokasi kini sudah ditata rapi dengan anak tangga dan dilengkapi beberapa selter peristirahatan serta pedagang yang menjual makanan ringan hingga suvenir.

Para jemaah yang mendaki berasal dari beragam negara, mulai dari Indonesia, Pakistan, India, Bangladesh, Mesir, Afrika, hingga Turki.

>>> Google Resmi Luncurkan Android 17 untuk Perangkat Pixel

Keinginan menyaksikan langsung lokasi turunnya Surat Al-Alaq ayat 1-5 menjadi motivasi utama yang menjaga semangat para peziarah selama perjalanan.

Ketua rombongan MCH memberikan suntikan semangat kepada seluruh anggotanya saat berjalan menapaki jalur pendakian yang menantang tersebut.

"Ayo sebentar lagi kita sampai Gua Hira," ujar Abdul Kholik, ketua rombongan MCH.