Pendiri startup Hyperecho, Ziwen Xu, mengembangkan game tiruan Grand Theft Auto (GTA) 6 secara mandiri menggunakan model kecerdasan buatan generatif Claude 20x sejak Kamis, 11 Juni 2026.

Langkah ini diambil untuk menantang Rockstar Games dengan meluncurkan versi sendiri sebelum perilisan resmi GTA 6 yang dijadwalkan pada November 2026.

>>> Jemaah Haji Lintas Negara Padati Gua Hira Menjelang Fajar

Proyek ini memanfaatkan teknik vibe coding dengan basis model AI tercanggih dari Anthropic yang terbuka untuk publik.

Xu secara konsisten membagikan laporan perkembangan dan mengunggah kode pemrograman ke GitHub agar dapat diakses pengembang lain.

"Targetnya: mengalahkan peluncuran GTA 6 yang sebenarnya.

Ambisius, mungkin bodoh, tapi saya tetap akan melakukannya," tulis Xu di X, dikutip dari Gizmodo, Rabu (17/6/2026).

Perkembangan Proyek

Pada awal proyek, cuplikan video memperlihatkan visual sederhana berupa objek oval biru tiga dimensi yang bergerak dan melompat di area balok abu-abu.

>>> Art Basel Swiss Dibuka, Pamerkan Karya Seni Miliaran Dolar

Memasuki hari kedua, karakter mulai menyerupai anatomi manusia dan dapat berlari menjelajahi simulasi area perkotaan.

Namun, Xu mengakui sistem permainan masih memerlukan banyak perbaikan karena ketidakakuratan lokasi yang dibangun AI.

"Agen AI membangun gedung pencakar langit di pusat kota LA, yang jadi masalah besar, karena (game) ini seharusnya di Florida," tulis Xu.

Tantangan lain adalah tingginya konsumsi daya komputasi yang membuat kuota akses mingguan model AI terkuras cepat.

"Saya telah menghabiskan 33% dari penggunaan mingguan 20x saya dalam satu hari. Jadi waktu terus berjalan," sambungnya.

>>> Google Resmi Luncurkan Android 17 untuk Perangkat Pixel

Memasuki hari keenam, game tiruan menunjukkan perkembangan signifikan dengan lingkungan lebih luas, NPC berjalan, lalu lintas mobil, dan fitur senjata.