Pendiri startup Hyperecho, Ziwen Xu, mengembangkan game tiruan Grand Theft Auto (GTA) 6 menggunakan kecerdasan buatan Claude 20x sejak Kamis (11/6/2026).

Langkah ini diambil untuk mendahului jadwal rilis resmi permainan tersebut yang baru direncanakan pada November 2026.

>>> Eks CEO TaniHub Group Divonis 9 Tahun Penjara karena Korupsi dan TPPU

Proyek tandingan ini memanfaatkan metode pemrograman vibe coding melalui model AI generatif produksi Anthropic.

Xu secara konsisten membagikan perkembangan proyek serta mengunggah kode sumber pemrogramannya ke platform GitHub.

Target Mendahului Rilis Resmi

"Targetnya: mengalahkan peluncuran GTA 6 yang sebenarnya. Ambisius, mungkin bodoh, tapi saya tetap akan melakukannya," kata Xu melalui unggahan di media sosial X.

Pada awal pengerjaan, visual permainan masih berupa objek oval 3D sederhana.

>>> Udang Windu, Komoditas Andalan Pesisir yang Tembus Pasar Global

Memasuki hari kedua, sistem AI berhasil menampilkan karakter menyerupai manusia yang menjelajahi simulasi perkotaan, meski sempat mengalami kesalahan penempatan lokasi geografis.

"Agen AI membangun gedung pencakar langit di pusat kota LA, yang jadi masalah besar, karena (game) ini seharusnya di Florida," ujar Xu.

Kendala utama yang dihadapi adalah tingginya konsumsi daya komputasi, yang membuat kuota akses AI miliknya terkuras cepat.

"Saya telah menghabiskan 33% dari penggunaan mingguan 20x saya dalam satu hari. Jadi waktu terus berjalan," sambung Xu.

>>> Blue Bird Bagikan Dividen Tunai Rp166 per Saham

Meskipun menghadapi kendala kuota, pada hari keenam visual permainan tiruan sudah dilengkapi lalu lintas mobil, NPC, hingga fitur senjata.