Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mempercepat transformasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di seluruh Indonesia menjadi "mini campus" yang adaptif, modern, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

>>> Pramono Anung Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said Pekan Ini

Konsep mini campus dirancang untuk mengubah BPVP dari sekadar tempat pelatihan kerja menjadi pusat pembelajaran vokasi yang terintegrasi, adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja, serta mampu membangun ekosistem pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.

"Konsep mini campus ini dirancang agar BPVP tidak hanya menjadi tempat pelatihan kerja.

Nantinya, BPVP akan bertransformasi menjadi pusat pembelajaran vokasi yang terintegrasi, adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja, dan mandiri," ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Melalui konsep mini campus, BPVP diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran vokasi yang didukung sarana dan prasarana modern serta teknologi mutakhir.

Dengan demikian, lulusan pelatihan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga inovasi, daya saing, dan kesiapan memasuki dunia kerja.

"Dengan dukungan sarana dan prasarana yang modern, BPVP akan mampu mencetak tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga inovatif, berdaya saing tinggi, dan siap diserap oleh dunia usaha maupun industri," katanya.

>>> Khofifah: Bongkar Ratoon Kunci Perkuat Swasembada Gula Nasional

Yassierli optimistis transformasi tersebut akan memperkuat peran BPVP dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan masa depan sekaligus mempercepat penyediaan tenaga kerja kompeten di berbagai sektor industri strategis.

Ia menargetkan tingkat serapan hasil lulusan pelatihan vokasi di mini campus minimal 80 persen.