Menaker Yassierli Pastikan Program Magang Nasional Inklusif bagi Disabilitas
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga inklusivitas dalam program Magang Nasional (MagangHub).
Program ini memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta, termasuk lulusan baru (fresh graduate) penyandang disabilitas.
>>> Polandia dan Jerman Teken Kerja Sama Militer Tanpa Jaminan Keamanan
“Kita juga ingin memberikan kesempatan yang sama, karena ini adalah tugas kami di Kementerian Ketenagakerjaan untuk memberikan sesuatu layanan yang sifatnya itu equal access untuk semua,” kata Yassierli dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.
Pada pelaksanaan Magang Nasional tahun 2025, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka kuota khusus bagi peserta dengan disabilitas.
“Alhamdulillah, walaupun masih dalam jumlah yang terbatas, tapi kita ingin kesempatan itu juga dimiliki oleh adik-adik lulusan perguruan tinggi dari yang difabel atau disabilitas,” ujar dia.
Yassierli menjelaskan, Kemnaker menggunakan pendekatan afirmatif dan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk mencari calon peserta Magang Nasional 2025 yang menyandang disabilitas.
“Sebagian ada yang kemudian memang kita afirmatif untuk bisa ikut program magang. Di Kemnaker sendiri kita punya beberapa peserta magang yang difabel,” kata Menaker.
>>> Gajah Mada dan Panglima Soedirman Diusulkan Jadi Nama Kapal Induk RI
Pemerataan Wilayah dan Program Studi
Selain inklusivitas dalam kepesertaan, Kemnaker juga mendorong pemerataan pelaksanaan Magang Nasional dari segi wilayah hingga program studi.
“Terkait dengan sebaran peserta magang pada angkatan 1, yang masih banyak itu adalah di Pulau Jawa, dan lebih spesifik lagi di Jakarta,” kata Menaker.
“Kedua, terkait dengan juga sebaran dari program studi dari latar belakang adik-adik peserta magang, ini nanti kita juga ingin memberikan kesempatan yang sama,” ujar dia menambahkan.
Tahap pertama pelaksanaan Magang Nasional tahun 2026 direncanakan dimulai pada Juli mendatang dengan target awal sekitar 50 ribu peserta.
>>> Pelindo Setor Kontribusi Rp7,81 Triliun ke Negara pada 2025
Program selanjutnya akan dilaksanakan secara bertahap hingga memenuhi target nasional yang telah ditetapkan, yaitu sebanyak 150 ribu peserta.
Update Terbaru
Vespa Rayakan 80 Tahun dengan Festival Akbar di Roma
Kamis / 18-06-2026, 14:44 WIB
Sony Pictures Rilis Trailer Spider-Man: Brand New Day, Tom Holland Kembali sebagai Peter Parker
Kamis / 18-06-2026, 14:41 WIB
Jeff Bezos: AI Justru Akan Buka Lebih Banyak Lowongan Kerja
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
Vespa Gelar Festival Akbar Rayakan 80 Tahun di Roma
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
KSPSI Desak Pemerintah Lindungi Pekerja Hotel Sultan Saat Eksekusi
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
Wamenperin Yakin Indonesia Unggul Ambil Peluang Ekonomi Industri Halal
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
Republik Ceko Hadapi Afrika Selatan di Fase Grup Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
Artotel Group Luncurkan Program Staycation Psikologis untuk Lansia
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
KSPSI Minta Pemerintah Lindungi Pekerja Hotel Sultan Jakarta
Kamis / 18-06-2026, 14:40 WIB
TNI AL Berangkatkan 100 Calon Awak Kapal Induk ke Italia pada 10 Juli
Kamis / 18-06-2026, 14:37 WIB
Poliban dan ULM Dorong Digitalisasi UMKM Berkat Guru Kapuh
Kamis / 18-06-2026, 14:36 WIB
KJRI Johor Fasilitasi Pemulangan Empat Nelayan WNI dari Malaysia
Kamis / 18-06-2026, 14:36 WIB
Swiss vs Bosnia: Ujian Tak Lebih Sulit dari Qatar bagi Granit Xhaxa cs
Kamis / 18-06-2026, 14:36 WIB
Chery Indonesia Luncurkan Super Hybrid, Biaya Harian Rp13 Ribu untuk 40 Km
Kamis / 18-06-2026, 14:36 WIB






