Sejumlah investor institusi besar meningkatkan kepemilikan saham mereka di NIKE, Inc. (NYSE:NKE) secara signifikan hingga Kamis, 18 Juni 2026.

Langkah ini diambil di tengah evaluasi ulang para analis Wall Street terhadap kinerja emiten perlengkapan olahraga tersebut.

>>> Ilmuwan China Berhasil Tembus Batas Fisika Reaktor Matahari Buatan

Dilansir dari MarketBeat, Alight Capital Management LP menjadi salah satu investor terbaru yang masuk dengan membeli 80.000 saham senilai kurang lebih 5,10 juta dolar AS pada kuartal keempat.

Pembelian ini menempatkan NIKE dalam posisi ke-29 terbesar di dalam portofolio investasi mereka.

Selain Alight Capital, Arrowstreet Capital Limited Partnership juga mendongkrak kepemilikannya secara masif sebesar 2.501,3 persen dengan menambah 1.789.974 saham.

Total kepemilikannya menjadi 1,86 juta saham senilai 118,6 juta dolar AS.

OMERS Administration Corp turut memperbesar porsi kepemilikan sebesar 77,9 persen menjadi 2,52 juta saham.

Sementara itu, Rakuten Investment Management Inc. menaikkan posisinya sebesar 1.622,4 persen menjadi 157.292 saham.

Hingga saat ini, total kepemilikan saham NIKE oleh investor institusi dan dana lindung nilai mencapai 64,25 persen.

>>> Pelemahan Rupiah Tekan Sektor Otomotif, Bengkel Keluhkan Biaya Naik

Pergerakan saham di lantai bursa mencatatkan harga pembukaan pada Kamis di angka 44,19 dolar AS dengan kapitalisasi pasar sebesar 65,45 miliar dolar AS.

Aktivitas Internal Perusahaan

Aktivitas internal perusahaan juga menunjukkan dinamika yang beragam di kalangan eksekutif. CEO Elliott Hill tercatat membeli 23.660 saham senilai 1 juta dolar AS pada 13 April 2026.

Direktur Robert Holmes Swan membeli 11.781 saham pada 7 April 2026.

Sementara itu, Executive Vice President Philip Mccartney menjual 17.398 saham pada 12 Juni 2026 untuk memenuhi kewajiban pemotongan pajak.

Laporan keuangan terakhir NIKE menunjukkan pendapatan sebesar 11,28 miliar dolar AS dengan laba per saham mencapai 0,35 dolar AS.

Angka ini melampaui konsensus awal yang memperkirakan laba sebesar 0,29 dolar AS per saham.

>>> Pertamina Gandeng Subholding Downstream Pamerkan Produk UMKM di JKF 2026

Perusahaan juga menjadwalkan pembayaran dividen kuartalan sebesar 0,41 dolar AS per saham pada Rabu, 1 Juli 2026.