Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mendorong mahasiswa dan dosen untuk memanfaatkan peluang belajar di luar negeri.

Menurutnya, pengalaman internasional dapat meningkatkan kapasitas diri dan memperluas wawasan.

>>> 4 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Menghilangkan Flek Hitam

Dalam sebuah seminar di Tangerang, Abdul Mu'ti memaparkan lima manfaat utama yang bisa diperoleh dari belajar di luar negeri.

Berikut rinciannya.

Lima Manfaat Belajar di Luar Negeri

Pertama, membangun pola pikir dan karakter yang lebih kuat. Pengalaman di luar negeri menuntut perencanaan matang dan motivasi tinggi dalam menghadapi tantangan.

Kedua, mendorong pengembangan kemampuan berpikir. Atmosfer akademik internasional melatih berpikir logis dan kritis melalui budaya akademik yang baik serta pendampingan intensif.

>>> IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.159, Investor Khawatir Review MSCI

Ketiga, memberikan kesempatan memahami budaya berbeda. Tinggal di negara lain mengajarkan nilai kedisiplinan, penghormatan, dan ketertiban di ruang publik.

Keempat, membangun jejaring global. Interaksi dengan mahasiswa, akademisi, dan profesional dari berbagai negara membuka peluang kolaborasi dan memperluas perspektif.

Kelima, meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Menuntut ilmu di luar negeri menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas diri yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

>>> PT Prodia Diagnostic Line Tbk Siap IPO Awal Juli, Target Dana Rp62,75 Miliar

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang, Desri Arwen, menambahkan bahwa menuntut ilmu adalah bagian penting dalam kehidupan. Ia mendorong optimalisasi peluang pendidikan internasional untuk meningkatkan kualitas SDM.