Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan setiap kabupaten dan kota di Indonesia memiliki setidaknya satu gedung permanen Sekolah Rakyat.

Hal itu disampaikan dalam acara penyerahan lahan seluas 6,3 hektare milik Kementerian Hukum kepada Kementerian Sosial di Kantor Kemenkum, Jakarta, Kamis.

>>> PT Prodia Diagnostic Line Lepas 522 Juta Saham Lewat IPO

Saifullah mengatakan kehadiran gedung permanen Sekolah Rakyat sangat penting untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang belum terlayani optimal.

Pemerintah terus menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga.

Mensos menyampaikan apresiasi kepada Menteri Hukum yang menyerahkan aset tanah di Tangerang untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat.

Dukungan tersebut sangat membantu, terutama di daerah yang kesulitan lahan untuk fasilitas pendidikan.

>>> Apple Naikkan Harga Perangkat Akibat Krisis Memori Global

"Ini sungguh luar biasa, lebih-lebih di daerah Tangerang yang sampai sekarang masih kesulitan mendapatkan tanah untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat," ujar Saifullah.

Mensos menjelaskan pemerintah ingin menghadirkan fasilitas pendidikan terbaik bagi anak-anak dari keluarga rentan yang selama ini luput dari perhatian, atau yang disebut Presiden Prabowo sebagai the invisible people.

"Presiden ingin memberikan fasilitas terbaik kepada mereka yang selama ini tercecer dan berasal dari keluarga miskin ekstrem," katanya.

>>> 5 Tablet SIM Card Murah Terbaik per Juni 2026, Mulai Rp1,9 Jutaan

Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi pengentasan kemiskinan yang tidak hanya menyasar pendidikan anak, tetapi juga pemberdayaan keluarga melalui bantuan sosial dan peningkatan kesejahteraan.