Provinsi tersebut memberikan kontribusi ekonomi terbesar di Pulau Sulawesi dengan capaian 43,54 persen.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak gubernur serta seluruh bupati dan wali kota se-Sulsel atas dukungan yang telah diberikan kepada BPS dalam pelaksanaan SE2026.

Tahun ini menjadi momentum penting bagi kita untuk mendata secara lengkap seluruh aktivitas ekonomi di Indonesia, termasuk yang ada di wilayah bapak dan ibu," kata Amalia.

Amalia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi di mayoritas kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan berada di atas 6 persen pada triwulan I 2026.

Data SE2026 akan menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi aktivitas ekonomi lokal.

"Potensi tersebut perlu terus didorong dan dikembangkan.

Dalam hal ini, SE2026 berperan penting untuk mengidentifikasi berbagai aktivitas ekonomi di daerah sehingga dapat menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran," ujar Amalia.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyambut baik langkah BPS. Ia meminta jajarannya menggunakan data tersebut sebagai peta pengarah pembangunan daerah.

>>> Rekap Harian Piala Dunia 2026: Inggris Pesta Gol, Portugal Ditahan Kongo

"Kami kalau bisa menitipkan juga beberapa poin dalam Sensus Ekonomi saat ini, terutama yang kami butuhkan adalah pemetaan perekonomian masyarakat, jenis usaha masyarakat, dan siapa-siapa yang terlibat dalam usaha itu," tutur Andi.