Per akhir Mei 2026, perusahaan tersebut menguasai 15.234.037.094 lembar saham atau setara dengan 84,09 persen kepemilikan di PANI.

Di samping pergerakan saham di bursa, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk juga bersiap untuk menggelar aksi korporasi penting.

Perseroan berencana melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau PMTHMETD IV melalui skema private placement.

Melalui langkah penanaman modal ini, manajemen PANI memiliki keyakinan kuat untuk segera memperoleh dana segar hasil pelaksanaan korporasi.

>>> Penyebab Pasangan Sering Bertengkar Menurut Pakar, dari Emosi hingga Domestik

Dana tersebut akan langsung dialokasikan demi merealisasikan rencana bisnis perusahaan sesuai dengan target penggunaan yang telah ditetapkan.

Secara spesifik, manajemen PANI menjelaskan bahwa dana hasil private placement akan difokuskan untuk memperkuat struktur permodalan.

Selain itu, dana tersebut bakal digunakan untuk menunjang kelangsungan kegiatan usaha entitas anak perusahaan, yaitu PT Panorama Eka Tunggal dan PT Karunia Utama Selaras.

Dalam rangka implementasi PMTHMETD IV, emiten properti ini akan menerbitkan saham baru dalam jumlah yang signifikan.

Manajemen Pantai Indah Kapuk Dua mengumumkan akan merilis sebanyak 72.476.600 lembar saham baru yang memiliki nilai nominal Rp 100 per saham.

“Dengan demikian, jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan akan meningkat dari semula sebanyak 18.117.025.598 saham menjadi 18.189.502.198 saham setelah pelaksanaan PMTHMETD IV,” sebut manajemen PANI dalam keterbukaan informasi pada Senin (15/6/2026).

Seluruh saham baru yang diterbitkan dalam aksi korporasi ini akan diambil bagian secara penuh oleh pihak pemodal.

Dua investor yang menjadi penyerap adalah PT Victoria Jaya Abadi dan Providentia Wealth Management Ltd, yang dipastikan bukan merupakan pihak terafiliasi dari perseroan.