Qualcomm Rilis Snapdragon Reality Elite, Tingkatkan Performa AR
Qualcomm resmi memperkenalkan chip terbaru bernama Snapdragon Reality Elite yang dirancang khusus untuk perangkat augmented reality (AR) dan mixed reality (MR).
Chip tersebut diumumkan dalam ajang Augmented World Expo (AWE) dan menjadi prosesor kelas tertinggi Qualcomm untuk perangkat AR, VR, dan MR.
>>> Samsung Galaxy S26 Series Hadirkan Lima Teknologi Penunjang Performa Gaming Stabil
Snapdragon Reality Elite mampu menghadirkan resolusi hingga 4,4K untuk masing-masing mata dengan kecepatan 90 frame per detik (fps).
Dibandingkan pendahulunya, Snapdragon XR2+ Gen 2, chip baru ini menawarkan kualitas gambar lebih baik dan latensi lebih rendah.
Qualcomm mengklaim chip ini mampu meningkatkan daya tahan baterai hingga 20 persen dan beroperasi 12 derajat Celsius lebih dingin.
Dari sisi performa, terdapat peningkatan GPU hingga 60 persen, CPU hingga 30 persen, dan NPU hingga 160 persen.
Peningkatan tersebut memungkinkan headset memiliki ukuran lebih kecil dan ringan tanpa mengorbankan performa.
Chip ini juga mendukung fitur AI yang berjalan langsung di perangkat, seperti avatar digital realistis dan agentic AI.
Direktur Pemasaran Produk Qualcomm Matthew DeHamer mengatakan Snapdragon Reality Elite menandai fase baru pengembangan perangkat mixed reality.
Qualcomm kini lebih berfokus pada perangkat dengan tampilan transparan dan integrasi fitur AI generatif.
>>> Universitas Indonesia Perketat Seleksi Masuk Vokasi dan S1
Snapdragon Reality Elite dapat digunakan pada headset mandiri maupun perangkat dengan unit komputasi eksternal melalui kabel.
Salah satu perangkat pertama yang menggunakan chip ini adalah kacamata pintar Aura buatan Xreal yang menjalankan Android XR.
Platform START untuk Kacamata Pintar
Qualcomm juga meluncurkan platform START (Scalable Turnkey AI Ready Toolkit) untuk pengembangan kacamata pintar.
Platform ini ditujukan bagi perusahaan yang ingin mengembangkan kacamata pintar atau wearable berbasis AI tanpa membangun dari awal.
START mencakup modul perangkat keras dengan chip Qualcomm AR1+, perangkat lunak, dan aplikasi pendamping untuk Android dan iOS.
Qualcomm bekerja sama dengan produsen komponen untuk menyediakan desain kacamata pintar siap pakai yang dapat disesuaikan merek.
Mitra pertama adalah Inspecs, perusahaan asal Inggris yang memegang lisensi merek seperti O'Neill, Barbour, dan Superdry.
>>> MUI Ingatkan Titik Kritis Kehalalan Nata de Coco pada Bahan Tambahan
Qualcomm mengklaim platform START dapat mempercepat adopsi AI di industri wearable dengan memudahkan produsen menghadirkan fitur AI.
Update Terbaru
Kejagung Periksa Sony Sonjaya Terkait Pengajuan Justice Collaborator
Kamis / 18-06-2026, 14:05 WIB
Ditjen Pajak Catat Penerimaan Neto Rp940,31 Triliun per Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 14:05 WIB
Sudin Pendidikan Jaksel Dampingi Keluarga Siswi SMAN 6 Korban Kecelakaan
Kamis / 18-06-2026, 14:05 WIB
Polda NTB Serahkan Mantan Kapolres Bima Kota ke Jaksa dalam Kasus Narkoba
Kamis / 18-06-2026, 14:04 WIB
Kiosgamer Gelar Event Bonus Top Up Eclipse Garena Free Fire
Kamis / 18-06-2026, 14:04 WIB
Avrist Assurance Gandeng Lima Mitra Perluas Pasar Asuransi Digital
Kamis / 18-06-2026, 14:04 WIB
Militer Meksiko Tembak Jatuh Drone Pengintai Latihan Timnas Korea Selatan
Kamis / 18-06-2026, 14:04 WIB
Raul Gonzalez Buka Peluang Latih Timnas Indonesia di Masa Depan
Kamis / 18-06-2026, 14:04 WIB
Kejagung Periksa Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Terkait Korupsi MBG
Kamis / 18-06-2026, 14:01 WIB
Pertamina Patra Niaga Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter per 10 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 14:01 WIB
Cek Status BLT Kesra 2026 Lewat Ponsel, Begini Caranya
Kamis / 18-06-2026, 14:00 WIB
Roberto Martinez Soroti Hilangnya Variasi Serangan Portugal Usai Ditahan Kongo
Kamis / 18-06-2026, 14:00 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 19 - 21 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 14:00 WIB
Menteri ESDM Kaji Revisi Harga Batu Bara DMO untuk PLN
Kamis / 18-06-2026, 14:00 WIB






