Universitas Indonesia Perketat Seleksi Masuk Vokasi dan S1
Universitas Indonesia (UI) memberlakukan seleksi masuk yang sangat ketat bagi calon mahasiswa baru Program Pendidikan Vokasi dan jenjang Sarjana (S1).
Kebijakan ini diumumkan pada Senin (18/5/2026) di Kampus UI, Depok, Jawa Barat.
>>> MUI Ingatkan Titik Kritis Kehalalan Nata de Coco pada Bahan Tambahan
Direktur Program Pendidikan Vokasi UI Safrin Arifin mengungkapkan bahwa rasio keketatan pada program studi tertentu sangat signifikan.
Contohnya, prodi Bisnis Kreatif memiliki 6.000 pendaftar, sementara kuota yang tersedia hanya sekitar 100 mahasiswa.
Persaingan tinggi tidak hanya terjadi di Bisnis Kreatif, tetapi juga di sejumlah prodi lain seperti Produksi Media, Pariwisata, Hospitality, dan Bisnis.
Seleksi S1 juga Ketat
Rektor UI Heri Hermansyah menyatakan bahwa seleksi masuk jenjang S1 juga memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi.
Hal ini karena UI menjadi tujuan utama lulusan SMA terbaik di Indonesia.
>>> Menguji Ketangguhan Performa Gaming Samsung Galaxy S26 Series
"Lulusan-lulusan SMA yang terbaik itu mendaftarnya ke kami. Jadi yang mendaftarnya saja sudah yang terbaik," kata Heri.
Menurut Heri, tingginya persaingan di S1 dipicu oleh motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik.
Sementara itu, seleksi jenjang Magister (S2) lebih longgar karena tidak semua lulusan S1 melanjutkan studi.
"Kan tidak semuanya ambil S2, ada yang bekerja, ada yang menikah, ada yang berbisnis," ujar Heri.
UI mengimbau siswa kelas 12 untuk tidak mundur menghadapi ketatnya persaingan. Pihak kampus juga menegaskan ketersediaan bantuan finansial bagi mahasiswa yang lolos seleksi.
>>> Swiss vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Duel Grup B di Los Angeles
"Tidak usah khawatir dengan biaya. Mereka yang terbaik otomatis beasiswa itu mengikutin," jelas Heri.
Update Terbaru
Pertamina Evaluasi Harga Pertamax Setiap Bulan Sesuai Mekanisme Pasar
Kamis / 18-06-2026, 14:09 WIB
Menlu Turkiye: Keputusan Penting KTT NATO Perlu Partisipasi Trump
Kamis / 18-06-2026, 14:09 WIB
Menko PMK: Kawal Anggaran Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera
Kamis / 18-06-2026, 14:08 WIB
Chae Won-bin Dikonfirmasi Bintangi Moving Musim Kedua
Kamis / 18-06-2026, 14:08 WIB
Republik Ceko vs Afrika Selatan: Perebutan Poin Perdana di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 14:08 WIB
Isuzu Integrasikan MyIsuzuID dan Isuzu Link untuk Keselamatan Armada
Kamis / 18-06-2026, 14:08 WIB
Ditjen Diktisaintek Ungkap Hambatan Belajar Mahasiswa Tunanetra di Kampus
Kamis / 18-06-2026, 14:08 WIB
Pertamina Patra Niaga Evaluasi Harga Pertamax Setiap Bulan
Kamis / 18-06-2026, 14:08 WIB
Kejagung Periksa Sony Sonjaya Terkait Pengajuan Justice Collaborator
Kamis / 18-06-2026, 14:05 WIB
Ditjen Pajak Catat Penerimaan Neto Rp940,31 Triliun per Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 14:05 WIB
Sudin Pendidikan Jaksel Dampingi Keluarga Siswi SMAN 6 Korban Kecelakaan
Kamis / 18-06-2026, 14:05 WIB
Polda NTB Serahkan Mantan Kapolres Bima Kota ke Jaksa dalam Kasus Narkoba
Kamis / 18-06-2026, 14:04 WIB
Kiosgamer Gelar Event Bonus Top Up Eclipse Garena Free Fire
Kamis / 18-06-2026, 14:04 WIB
Avrist Assurance Gandeng Lima Mitra Perluas Pasar Asuransi Digital
Kamis / 18-06-2026, 14:04 WIB






