Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, seperti Pertamax series, ditetapkan berdasarkan mekanisme harga pasar.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyatakan bahwa harga jual BBM nonsubsidi disesuaikan dengan perkembangan kondisi pasar dan faktor ekonomi yang memengaruhi biaya pengadaan energi.

>>> Yield SBN Tenor 10 Tahun Turun ke 6,84% Jelang RDG BI

Penjelasan ini disampaikan dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta pada Kamis.

Roberth mengatakan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi sejalan dengan informasi pemerintah bahwa Pertamax series mengikuti parameter pasar sesuai formula yang berlaku.

Sementara itu, BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan harga.

Evaluasi Harga Dilakukan Berkala

Roberth menjelaskan bahwa evaluasi harga BBM nonsubsidi dilakukan secara berkala setiap bulan sesuai perkembangan parameter keekonomian.

Namun, implementasinya tetap memperhatikan kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

>>> OJK Imbau Investor Saham Tetap Bijak Jelang Pengumuman Indeks MSCI

Di tengah dinamika global dan kenaikan harga minyak dunia akibat kondisi geopolitik, pemerintah menjaga harga Pertamax series tetap stabil tanpa kenaikan.

Penyesuaian harga pada bulan Juni untuk Pertamax mempertimbangkan fluktuasi harga pasar internasional dengan tetap memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat.

Penyesuaian yang dilakukan saat ini sebesar 50 persen dari selisih harga pasar, dan jika dibandingkan dengan harga BBM sejenis di negara ASEAN, tetap lebih kompetitif.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah dan menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk memperoleh informasi dari kanal resmi pemerintah dan Pertamina melalui Pertamina Customer Solution 135.

>>> Liverpool Aktifkan Klausul Pelepasan Victor Munoz dari Osasuna

Penegasan ini sekaligus meluruskan perbincangan di media sosial yang menyebut harga Pertamax tidak selalu mengikuti harga minyak dunia.