"Mungkin banyak beredar informasi bahwa, wah, nanti dengan B50 bagaimana dengan pemenuhan kebutuhan untuk minyak goreng... pemerintah menjamin bahwa produksi ini mencukupi," ujar Dwi Anggia.

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono menilai implementasi B50 pada Juli tidak akan langsung memicu krisis bahan baku.

Volume produksi nasional dinilai masih sangat memadai.

"Implementasi B50 di bulan Juli seharusnya tidak ada masalah sebab kebutuhan bahan baku untuk 6 bulan diperkirakan sekitar 1,74 juta ton CPO," ujar Eddy Martono kepada detikcom, Rabu (17/6).

Namun, asosiasi menekankan perlunya strategi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas kebun sawit.

>>> Saham LUCY Catat Transaksi Crossing Rp524,49 Miliar

"Kalau diberlakukan setahun penuh, kebutuhan bahan baku sekitar 3,5 juta ton, memang amannya kalau produksi sekitar 60 juta ton," jelas Eddy Martono.