BCA Pacu Kredit Multiguna Lewat Personal Loan Tanpa Agunan
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus mendorong penyaluran kredit multiguna melalui produk Personal Loan. Fasilitas pinjaman tanpa agunan ini ditujukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumtif nasabah.
Produk BCA Personal Loan dapat digunakan untuk pembiayaan pendidikan, renovasi tempat tinggal, keperluan kesehatan, hingga liburan. Nasabah payroll dan pemegang kartu kredit BCA menjadi sasaran utama penawaran ini.
>>> FIFA Pastikan Keamanan Timnas Iran Selama Piala Dunia
Skema pembayaran dirancang fleksibel melalui sistem autodebet rekening setiap bulan. Hal ini memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengatur cicilan.
“BCA Personal Loan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan nasabah seperti biaya pendidikan, renovasi rumah, pernikahan, biaya pengobatan, liburan, dan kebutuhan lainnya,” ujar Hera kepada Kontan.
co. id, Rabu (17/6/2026).
Kinerja Positif Segmen Konsumer
Kinerja positif tercatat pada segmen pinjaman konsumer di tengah tren pertumbuhan kredit multiguna yang membaik.
Total outstanding pinjaman konsumer BCA tumbuh 6,8% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 25,1 triliun hingga Maret 2026.
>>> BCA Pacu Penyaluran Kredit Multiguna Lewat Personal Loan
Mayoritas dari total outstanding tersebut ditopang oleh sektor kartu kredit. Perluasan basis nasabah yang dilakukan perseroan juga menjadi faktor pendorong pertumbuhan produk Personal Loan.
“BCA juga melihat pertumbuhan personal loan didukung oleh adanya perluasan basis nasabah BCA,” katanya.
Prinsip kehati-hatian tetap dikedepankan oleh manajemen dalam penyaluran pembiayaan. Proses credit scoring serta pemantauan kualitas kredit diperkuat untuk mengantisipasi risiko penurunan kemampuan bayar nasabah.
Strategi proaktif ini disiapkan guna menghadapi tantangan ekonomi serta tren suku bunga yang masih tinggi.
“BCA terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta memperkuat proses credit scoring dan monitoring untuk menjaga kualitas kredit yang diberikan,” ujar Hera.
>>> Kementerian PKP Usulkan Tambahan Anggaran Rp96 Triliun untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah
Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu menjaga rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) Personal Loan tetap terkendali pada level rendah.
Update Terbaru
Google Wear OS 7 Hadir dengan Live Updates dan Kecerdasan Gemini untuk Pixel Watch
Rabu / 17-06-2026, 19:55 WIB
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kepulauan Riau
Rabu / 17-06-2026, 19:55 WIB
AtlasGo Tunjuk Wasudewan sebagai CEO untuk Ekspansi ke Sektor Otomotif
Rabu / 17-06-2026, 19:54 WIB
Wonderlab Senayan City Hadirkan Wahana Bermain Imersif Berbasis Mekatronik
Rabu / 17-06-2026, 19:53 WIB
Messi Cetak Hat-trick, Argentina Bantai Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 19:53 WIB
PT Nindya Karya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi
Rabu / 17-06-2026, 19:53 WIB
Kementerian Koperasi Buka Rekrutmen 30.000 Manajer Koperasi Desa Merah Putih
Rabu / 17-06-2026, 19:52 WIB
Survei Litbang Kompas: Ekonomi Indonesia Kuartal II-2026 Memburuk
Rabu / 17-06-2026, 19:52 WIB
Gerai Samsat Buka di PRJ 2026, Bayar Pajak Kendaraan Sambil Rekreasi
Rabu / 17-06-2026, 19:52 WIB
Prapendaftaran SPMB 2026 di Jakarta Dibuka 19 Mei
Rabu / 17-06-2026, 19:52 WIB
3 Cara Nonton dan Meramaikan Pesta Bola Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 19:49 WIB
Pasar Otomotif Indonesia: Harley Murah hingga Rekomendasi Mobil Bekas
Rabu / 17-06-2026, 19:49 WIB
vivo X Fold6 Resmi Meluncur 26 Juni, Bawa Kamera 200 MP
Rabu / 17-06-2026, 19:48 WIB
BXSea Oceanarium Luncurkan Eksibisi Kuda Laut Perut Besar Hasil Kolaborasi dengan Jepang
Rabu / 17-06-2026, 19:48 WIB






