Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi skuad tim nasional Iran selama Piala Dunia.

Langkah ini diambil setelah kontingen Iran menghadapi masalah masa berlaku visa dari Pemerintah Amerika Serikat.

>>> BCA Pacu Penyaluran Kredit Multiguna Lewat Personal Loan

Tim berjuluk Tim Melli tersebut terpaksa kembali ke markas mereka di Tijuana, Meksiko.

Penyebabnya adalah visa Amerika Serikat yang hanya berlaku satu hari setelah laga perdana di SoFi Stadium, Inglewood.

Masalah administrasi ini memicu protes keras dari pihak Iran. Mereka merasa mendapat perlakuan tidak adil akibat ketegangan politik antarnegara dan resmi mengadukan situasi tersebut kepada FIFA.

Dukungan Moral dari Presiden FIFA

Gianni Infantino berupaya meredam kemarahan skuad dengan meminta para pemain mengabaikan masalah non-teknis.

Ia menjanjikan mereka dapat kembali ke lokasi yang sama untuk menghadapi Belgia pada Senin (22/6) dini hari WIB.

>>> Kementerian PKP Usulkan Tambahan Anggaran Rp96 Triliun untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah

"Kalian telah menunjukkan kepada keluarga, teman, rakyat, dan dunia bahwa kalian berada di Piala Dunia, bahwa kalian berprestasi dan masih ada dua pertandingan lagi," ujar Infantino saat mendatangi ruang ganti pemain Iran setelah pertandingan melawan Selandia Baru.

Infantino menegaskan bahwa dirinya memahami beban emosional yang dirasakan seluruh anggota tim. "Ini juga merupakan emosi yang sangat besar.

Saya tahu apa yang kalian alami, tetapi kalian lebih kuat dari segalanya," katanya seperti dikutip Sky Sports.

Melalui motivasi tersebut, FIFA berharap fokus utama tim asuhan Iran tetap pada performa di lapangan. "Kalian sedang menulis sejarah, seluruh dunia menyaksikan kalian.

>>> Jadwal Pemadaman Listrik PLN di DIY dan Jawa Tengah 18 Juni 2026

Teruslah bermain dengan sepenuh hati," tambah Infantino.