PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus memacu penyaluran kredit multiguna melalui produk Personal Loan. Pembiayaan ini ditujukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumtif nasabah.

Fasilitas pinjaman tanpa agunan tersebut dapat diajukan oleh nasabah payroll maupun pemegang kartu kredit BCA. Produk ini dirancang fleksibel dengan sistem pembayaran otomatis melalui autodebet rekening setiap bulan.

>>> Kementerian PKP Usulkan Tambahan Anggaran Rp96 Triliun untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F.

Haryn, menyatakan bahwa Personal Loan dapat digunakan untuk biaya pendidikan, renovasi rumah, pernikahan, biaya pengobatan, liburan, dan kebutuhan lainnya.

Kinerja Positif Kredit Konsumer

Di tengah tren pertumbuhan kredit multiguna yang membaik, BCA mencatatkan kinerja positif pada segmen pinjaman konsumer.

Hingga Maret 2026, total outstanding pinjaman konsumer BCA tumbuh 6,8% secara tahunan menjadi Rp 25,1 triliun.

>>> Jadwal Pemadaman Listrik PLN di DIY dan Jawa Tengah 18 Juni 2026

Permintaan personal loan masih didominasi oleh pemenuhan kebutuhan konsumsi nasabah. Pertumbuhan produk ini juga ditopang oleh perluasan basis nasabah yang dimiliki perusahaan.

BCA terus mendorong ekspansi kredit konsumsi dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas aset di tengah tantangan ekonomi global.

Manajemen memperkuat proses credit scoring dan memantau kualitas kredit secara ketat. BCA juga menyediakan solusi proaktif untuk mengantisipasi potensi penurunan kemampuan bayar nasabah.

Hera menegaskan bahwa BCA terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta memperkuat proses credit scoring dan monitoring.

>>> RB Leipzig Pertimbangkan Pemecatan Ole Werner, Demichelis Kandidat Pengganti

Dengan strategi pengelolaan risiko tersebut, rasio kredit bermasalah (NPL) pada segmen Personal Loan tetap rendah dan terkendali.