Para ilmuwan menemukan pemandangan yang belum pernah terlihat sebelumnya di dasar laut: seekor cumi-cumi laut dalam tergantung terbalik, hampir seluruh tubuhnya tertutup lumpur.

Momen langka itu tertangkap oleh kendaraan bawah air yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV) di kedalaman sekitar 4.100 meter di Zona Clarion-Clipperton (CCZ), sebuah dataran abisal luas di Samudra Pasifik yang menjadi pusat ambisi penambangan laut dalam.

>>> Pekanbaru Job Fair 2026 Buka Ribuan Lowongan Kerja di Mal SKA

Cumi-cumi tersebut, yang belum dideskripsikan secara ilmiah dan kemungkinan termasuk dalam kelompok whip squid, tampak menggantung terbalik dengan hanya siphon dan dua tentakel putih panjang yang menonjol dari dasar laut.

Perilaku yang Membingungkan

Rincian pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini diterbitkan pada 25 November di jurnal Ecology.

Alejandra Mejía-Saenz, ahli ekologi laut dalam di Scottish Association for Marine Science dan penulis utama studi, mengatakan bahwa pemandangan itu sangat membingungkan.

"Fakta bahwa cumi-cumi ini tertutup lumpur adalah yang pertama, begitu juga dengan posisinya yang terbalik. Kami belum pernah melihat hal seperti ini pada cephalopoda sebelumnya," ujarnya.

Meskipun beberapa gurita, sotong, dan cumi-cumi di perairan dangkal diketahui mengubur diri, hal semacam ini belum pernah tercatat pada cumi-cumi abisal, apalagi dengan posisi kepala di bawah dan kaki hampir tidak menonjol.

Konteks Penemuan

Penemuan mengejutkan ini terjadi selama proyek SMARTEX, ekspedisi Inggris yang bertujuan mengevaluasi dampak potensial penambangan laut dalam.

Awalnya, peneliti mengira mereka hanya mengamati struktur acak yang menonjol dari dasar laut, seperti bunga karang kaca atau cacing tabung.

Namun, ketika mereka melihat sedikit gerakan, barulah mereka sadar itu adalah cumi-cumi.