Ferrari akhirnya mengungkap misteri di balik proses pengembangan mobil listrik pertamanya, Luce EV. Ternyata, pengujian kendaraan tersebut dilakukan secara tertutup dan sangat rahasia.

Peluncuran Luce EV yang mendadak sempat menuai kritik dari penggemar otomotif. Pasalnya, Ferrari biasanya kerap membagikan bocoran desain atau prototipe sebelum peluncuran resmi.

>>> Rupiah Melemah ke Rp 17.748 Per Dolar AS Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Proyek mobil ramah lingkungan ini sebenarnya telah dimulai sejak 2021. Ferrari bahkan mendirikan pabrik baru dan menggandeng konsultan desain LoveFrom untuk proyek bertajuk 'Elettrica'.

Bentuk dasar mobil baru disepakati pada 2022. Namun, selama proses pengembangan, tidak ada satu pun bocoran desain yang beredar ke publik.

Pengujian Malam Hari di Balocco

Rahasia tersebut akhirnya dibeberkan oleh salah satu pengembang Ferrari, Fabrizio Toschi.

Ia mengungkapkan bahwa Ferrari sempat menguji Luce di sirkuit Fiorano, tetapi hanya pada tahap awal dengan kamuflase sangat tebal.

"Kami memang mengendarai Luce di sini, tetapi hanya pada tahap awal dengan kamuflase yang sangat berat," ujar Toschi kepada media Australia, Drive, di Maranello, Italia.

Menurut Toschi, para insinyur menggunakan Fiorano untuk menyempurnakan pendinginan rem dan sistem bantuan pengemudi. Namun, saat bentuk final mobil mulai diuji, mereka harus mencari lokasi lain.

>>> BRI Salurkan 67,18% KUR ke Sektor Produktif, Pertanian Jadi Prioritas

"Ketika kami perlu mengendarai mobil tanpa kamuflase, kami harus pergi ke tempat lain," tuturnya.

Mobil-mobil tersebut dikirim dalam kontainer tertutup ke Balocco, proving ground milik Stellantis di antara Milan dan Turin.

Di Balocco, Ferrari memiliki kebebasan untuk melakukan pengujian kapan pun. "Banyak pengujian dilakukan pada malam hari," lanjut Toschi.

Hal ini sengaja dipilih untuk menghindari pengawasan dari udara melalui drone.

Balocco menawarkan variasi tikungan dan permukaan jalan yang lebih beragam dibanding Fiorano. Di sana, Ferrari juga menyempurnakan kualitas kenyamanan berkendara Luce.

Selain Balocco, Ferrari juga memanfaatkan sirkuit Nardo di Italia selatan yang merupakan fasilitas milik Porsche. Langkah penutupan rapat ini membuat publik terkejut saat Luce EV resmi diluncurkan.

>>> MUI: Berdoa Tidak Wajib Pakai Bahasa Arab, Boleh Pakai Bahasa Apa Saja

Desain akhir Luce EV dinilai aneh dan dianggap melenceng dari karakter Ferrari yang biasanya sporty dan premium. Meski demikian, Ferrari tetap melanjutkan produksi massal mobil listrik pertamanya tersebut.