Xiaomi memperkenalkan inovasi terbaru berupa lengan robot pengisi daya otomatis untuk kendaraan listrik. Perangkat ini dirancang untuk kebutuhan rumahan dan mampu mencolokkan serta mencabut kabel charger secara mandiri.

Aksesori pengisian daya untuk garasi rumah ini dijadwalkan mulai dipasarkan pada kuartal IV 2026, sekitar November hingga Desember 2026.

>>> Cek Bansos PKH Kini Bisa Dilakukan Mandiri Lewat HP, Ini Caranya

Kehadiran inovasi ini menghidupkan kembali konsep pengisian daya otomatis yang pernah diperkenalkan Tesla lebih dari satu dekade lalu.

CEO Tesla, Elon Musk, sempat memamerkan prototipe pengisi daya berbentuk ular pada 2015 yang dapat bergerak sendiri menuju port mobil.

Proyek Tesla tersebut tidak pernah mencapai tahap komersial dan akhirnya ditinggalkan. Tesla kemudian beralih fokus pada pengembangan teknologi pengisian daya nirkabel untuk kendaraan masa depan seperti Cybercab.

Xiaomi memilih mempertahankan penggunaan kabel fisik namun mengotomatisasi seluruh proses dengan bantuan robot.

Lengan robot ini memiliki bodi setebal 152 mm sehingga dapat dipasang di area garasi yang relatif sempit.

Sistem perangkat memanfaatkan teknologi pengenalan visual berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi posisi port pengisian daya mobil.

Teknologi AI tersebut mengarahkan konektor dengan tingkat akurasi tinggi hingga skala sub-milimeter.

Lengan robot juga dapat berkomunikasi langsung dengan kendaraan untuk membuka dan menutup penutup port pengisian daya secara otomatis.

>>> Pertahanan Sipil Arab Saudi Larang Tinggalkan Benda Mudah Terbakar di Mobil

Pemilik kendaraan dapat memantau serta mengendalikan perangkat dari jarak jauh melalui aplikasi smartphone yang terhubung dengan ekosistem rumah pintar Xiaomi.

Pendekatan menggunakan kabel fisik dinilai Xiaomi menawarkan kenyamanan serupa dengan pengisian nirkabel, namun memiliki efisiensi energi yang jauh lebih tinggi.