Pengisian daya nirkabel mentransfer energi melalui induksi elektromagnetik dengan efisiensi sekitar 88-93 persen dalam kondisi ideal.

Sebaliknya, pengisian daya menggunakan kabel fisik mampu mencapai efisiensi sekitar 95 persen karena tidak kehilangan energi akibat celah udara.

Koneksi fisik juga mendukung daya pengisian yang lebih besar dibandingkan standar nirkabel saat ini yang umumnya dibatasi hingga 11 kW.

Produk baru ini akan melengkapi lini wallbox charger Xiaomi yang saat ini tersedia dalam varian 7 kW dan 11 kW.

Harga resmi perangkat belum diumumkan.

Pengembangan Teknologi Serupa oleh Produsen Global

Langkah pengembangan teknologi pengisian daya otomatis tidak hanya dilakukan Xiaomi untuk area privat. Beberapa produsen mobil global mulai mengembangkan sistem serupa untuk area publik.

>>> Meta Fokus Komersialisasi AI demi Pacu Keuntungan Finansial

Hyundai menjadi salah satu pabrikan yang telah menguji coba teknologi robot pengisi daya otomatis di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan.