Lionel Messi kembali menorehkan sejarah dalam kariernya.

Penyerang legendaris asal Argentina itu mencetak hattrick saat timnya menumbangkan Aljazair dengan skor 3-0 dalam laga Piala Dunia 2026.

>>> Portugal Ladeni Tantangan Kongo pada Laga Perdana Grup K Piala Dunia 2026

Pertandingan yang berlangsung di Stadion GEHA Field di Arrowhead itu menjadi panggung bagi Messi untuk menunjukkan ketajamannya.

Tiga gol yang ia lesakkan membuatnya sejajar dengan legenda Jerman, Miroslav Klose, yang mengoleksi 16 gol di Piala Dunia.

Menurut ESPN, Messi kini menjadi pemain tertua yang mampu mencetak hattrick dalam satu laga di kompetisi ini.

Pertandingan tersebut juga menandai penampilan ke-200 sang kapten bersama tim nasional Argentina.

Messi juga menjadi pemain pertama dalam sejarah yang berkompetisi di enam edisi Piala Dunia berbeda.

Sejak babak pertama, Argentina sudah mendominasi lewat gol pembuka dari sepakan kaki kiri Messi dari luar kotak penalti.

Tekanan Argentina terus berlanjut di babak kedua. Messi menambahkan dua gol lagi untuk melengkapi hattrick internasional ke-11 sepanjang karier profesionalnya.

Momen bersejarah ini terjadi tepat dua dekade setelah penampilan perdana Messi di Piala Dunia pada 2006.

>>> Umat Islam Hadapi Perbedaan Awal Muharram 1448 Hijriah

Kemenangan atas Aljazair juga menyamakan catatannya dengan Klose dalam rekor 17 kemenangan di turnamen ini.

Statistik Messi kian impresif karena ia selalu membobol gawang lawan dalam lima pertandingan beruntun di Piala Dunia.

Catatan partisipasinya melampaui rekor Cristiano Ronaldo serta legenda dari Meksiko dan Jerman.

Kehadiran Argentina di Kansas City sejak dua pekan lalu memicu antusiasme besar dari ribuan suporter.

Suasana perayaan sudah terasa di pusat kota sebelum laga melalui acara nonton bersama yang dihadiri mantan atlet.

Aksi Messi menarik perhatian global di tengah performa bintang muda seperti Erling Haaland dan Kylian Mbappe yang masing-masing mencetak dua gol untuk negara mereka.

Tantangan berikutnya bagi Argentina adalah menghadapi Austria di Dallas pada pertandingan kedua fase grup.

>>> Puasa Muharram Tidak Wajib Berurutan, Ini Penjelasan Ulama

Argentina kemudian dijadwalkan menutup laga grup melawan Yordania. Piala Dunia 2026 menjadi pembuktian bagi generasi emas Argentina setelah meraih trofi juara di Qatar.