Oknum TNI Diduga Pukul Karyawan Minimarket di Atambua, Dipicu Kantong Plastik Rp500

Sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan oleh seorang anggota TNI terhadap karyawan minimarket menjadi sorotan di media sosial. Insiden itu disebut terjadi di Kelurahan Fatubenao, Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis malam sekitar pukul 20.08 Wita.

Rekaman kamera pengawas yang beredar menunjukkan seorang pria mendatangi area kasir sebelum kemudian melayangkan pukulan ke arah wajah seorang karyawan minimarket.

Korban yang menerima pukulan terlihat langsung bergerak mundur. Dalam tayangan tersebut, karyawan itu tidak tampak memberikan perlawanan maupun melakukan tindakan yang memicu keributan lanjutan.

Informasi yang beredar menyebut peristiwa tersebut diduga bermula dari persoalan pembayaran kantong plastik atau kresek dengan nilai Rp500.

Meski nilai yang dipersoalkan relatif kecil, situasi itu berujung pada aksi pemukulan yang terekam kamera pengawas dan kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial.

>>> Ekspor Perhiasan Indonesia Melonjak 64,73 Persen Sepanjang 2025

Video tersebut memicu perhatian publik. Sejumlah warganet mengecam tindakan kekerasan yang terjadi terhadap karyawan minimarket dan meminta kasus tersebut ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Hingga informasi ini beredar luas, video rekaman kejadian masih menjadi perbincangan dan terus dibagikan oleh pengguna media sosial.