Seorang mantan guru prasekolah berusia 88 tahun di Oklahoma, Amerika Serikat, memilih mengabdi sebagai asisten kelas.

Uniknya, guru yang dibantunya adalah mantan muridnya sendiri yang kini berprofesi sebagai guru taman kanak-kanak.

>>> Austria Tekuk Yordania 3-1 di Laga Perdana Grup J Piala Dunia 2026

Glenda Ousley dan Heather Gage telah menjalin hubungan kerja yang tidak biasa ini selama sepuluh tahun terakhir.

Gage mengaku tidak pernah menyangka akan kembali dipertemukan dengan Ousley, figur yang mendidiknya sewaktu kecil.

Ousley sebenarnya sempat mendapat tawaran menjadi guru utama kembali di sekolah tersebut.

Namun, ia memilih peran yang lebih santai sebagai asisten agar tetap bisa berinteraksi dengan anak-anak tanpa dibebani urusan administratif.

Kehadiran Ousley di ruang kelas Gage menjadi momen emosional yang mendalam.

"Ibu Ousley telah hadir dalam hidup saya sejak lahir dan mendorong saya berkarir di bidang pendidikan," kenang Gage.

"Memiliki beliau sebagai asisten adalah sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan."

Perbedaan usia yang jauh tidak menghalangi keserasian kerja mereka. Ousley memberikan kepercayaan penuh kepada Gage untuk memimpin metode pembelajaran, sementara ia fokus memberikan kehangatan kepada murid-murid.

>>> AMD, Google, dan Nvidia Dikabarkan Akan Gunakan Samsung Foundry untuk Chip Masa Depan

Gage menganggap Ousley sebagai mentor, mitra, dan sosok yang sangat disayangi. "Ibu Ousley sering mengatakan bahwa saya seperti anak perempuan tambahan baginya," ungkap Gage.

Ruang kelas mereka selalu ceria dengan berbagai agenda interaktif, seperti kunjungan pemain sepak bola sekolah menengah sebagai mentor dan mengenakan kostum bersama saat perayaan tema khusus.

Ousley mendadak viral di TikTok setelah video keseruannya bersama murid-murid diunggah oleh Gage. Tayangan tersebut telah ditonton lebih dari 2,4 juta kali.

Rahasia Kebugaran dan Kedekatan di Luar Sekolah

Ousley mengungkapkan rahasia tubuh bugarnya di usia senja: tetap aktif bekerja dan berada di sekitar anak-anak.

"Bahkan di usia 88 tahun, beliau tetap menjadi karyawan penuh waktu dan sering menjadi orang pertama yang datang ke sekolah," kata Gage.

Kedekatan mereka berlanjut di luar jam sekolah. Mereka kerap menghabiskan akhir pekan bersama di tribun penonton untuk mendukung tim olahraga lokal.

Gage tanpa ragu menyebut Ousley sebagai Greatest of All Time (GOAT) dalam dunia pendidikan di komunitas mereka.

>>> Sopir Bus Singapura Berjuang Melawan Gagal Ginjal Stadium Akhir

Dampak positif Ousley dinilai telah melintasi generasi dan menginspirasi banyak keluarga serta sesama pendidik.