Nilai ekspor perhiasan dan barang berharga asal Indonesia mencatat lonjakan signifikan sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data yang dihimpun, angka pengiriman ke luar negeri melesat hingga 64,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

>>> Alliance Laundry Systems Modernisasi Pabrik Thailand demi Pasar Indonesia

Total nilai ekspor komoditas ini menyentuh 9,1 miliar dolar AS secara nasional. Pada tahun sebelumnya, performa ekspor sektor ini tercatat sebesar 5,5 miliar dolar AS.

Pemerintah menilai momentum pertumbuhan ini harus dipertahankan secara berkelanjutan.

Langkah penguatan daya saing terus didorong melalui peningkatan standar kualitas, pembaruan desain, hingga integrasi teknologi terkini pada lini manufaktur.

Industri Perhiasan sebagai Sektor Unggulan

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan bahwa sektor ini memiliki keunikan tersendiri karena memadukan aspek kreativitas, keahlian tangan, warisan budaya, serta sentuhan teknologi modern.

"Industri perhiasan menjadi salah satu sektor unggulan yang memiliki nilai tambah tinggi dan kontribusi penting terhadap ekspor manufaktur Indonesia," ujar Agus kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).

Sektor ini tidak hanya berfungsi sebagai pendongkrak devisa negara.

Industri kerajinan berharga ini juga berperan aktif dalam melestarikan budaya lokal sekaligus membuka banyak lapangan kerja baru di berbagai wilayah.

Agus menambahkan, peningkatan pengiriman internasional ini membuktikan produk dalam negeri semakin diminati pasar global.

Penguatan ekosistem dari hulu ke hilir menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas performa tersebut.

"Peningkatan ekspor ini menjadi bukti bahwa industri perhiasan Indonesia memiliki prospek yang sangat baik.

Momentum ini harus terus dijaga melalui penguatan ekosistem industri yang mampu mendorong inovasi, produktivitas, dan daya saing secara berkelanjutan," bebernya.

>>> Jadwal dan Harga Tiket KM Kelud Belawan Juni 2026