Penyerang andalan Timnas Brasil, Neymar, dikabarkan menjalani program pemulihan kilat di New Jersey, Amerika Serikat.

Langkah ini diambil agar ia bisa memperkuat Selecao pada babak gugur Piala Dunia 2026.

>>> APJII: Konten Judi Online Paling Banyak Ditemui di Media Sosial

Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengonfirmasi bahwa Neymar sudah memulai latihan ringan secara terpisah di Morristown.

Kehadiran figur senior ini dinilai krusial untuk mendongkrak mentalitas tim yang tengah tertekan setelah hasil imbang mengecewakan.

Mantan bintang Barcelona itu menjalani latihan fungsional khusus yang dipantau ketat staf kepelatihan bentukan Carlo Ancelotti. Proses rehabilitasi ini bertujuan meminimalkan risiko cedera kambuh sebelum turnamen berakhir.

Skenario Tim Medis untuk Fase Gugur

Tim medis Selecao sengaja menyimpan tenaga Neymar agar mencapai kebugaran penuh pada fase hidup-mati. Proyeksi ini membuat lini depan Brasil harus berjuang mandiri tanpa kehadirannya dalam waktu dekat.

Neymar diproyeksikan absen sepanjang fase grup.

Spekulasi mengenai kondisi fisiknya sempat mencuat setelah ia menjalani uji medis ulang, namun hasil resmi masih dirahasiakan oleh CBF.

Pelatih Carlo Ancelotti tetap percaya pada pengaruh magis Neymar di ruang ganti. Ia dianggap mampu menjadi mentor teknis sekaligus pemimpin bagi pemain muda yang minim pengalaman internasional.

"Neymar bekerja sangat keras untuk pulih secepat mungkin," kata Ancelotti, dikutip dari ESPN, Rabu (17/6/2026).

>>> Prancis Kalahkan Senegal 3-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Diwarnai Kontroversi Penalti

"Harapan kami adalah dia akan pulih dan bergabung kembali dengan grup minggu depan."

"Ketika kami memasukkannya ke dalam daftar pemain, kami menambahkannya karena kemampuan teknisnya yang tidak terbantahkan.

Namun kami juga menginginkannya karena pengalamannya dan contoh yang ia tunjukkan bagi para pemain muda di tim," tambahnya.