Kementan Bagikan Bantuan Benih Perkebunan Berdasarkan Agroklimat Wilayah
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membagikan bantuan benih komoditas perkebunan strategis berdasarkan agroklimat masing-masing wilayah.
Hal ini diumumkan dalam konferensi pers di Kementerian Pertanian, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026).
>>> Rupiah Melemah ke Rp 17.736 per Dolar AS pada Tengah Hari 17 Juni 2026
Langkah ini diambil untuk memastikan pembagian bantuan benih memperhatikan potensi serta keunggulan komparatif di setiap daerah.
"Kami bangun ini berdasarkan keunggulan komparatif. Berdasarkan agroklimat setempat, berdasarkan budaya, culture, budaya setempat," kata Amran.
Program bantuan bibit tersebut merupakan agenda Presiden Prabowo Subianto untuk meremajakan komoditas perkebunan strategis.
Pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 9,95 triliun dalam waktu tiga tahun untuk memproduksi benih kakao, kopi, kelapa, lada, pala, mete, dan tebu yang bernilai ekonomi besar di pasar global.
Amran menilai pengembangan tanaman tersebut tidak akan sulit didorong karena para petani sudah terbiasa dan memahami cara merawat komoditas yang dibagikan.
>>> Sembilan Tim Lolos Play-Ins FFNS 2026 Fall, Siap Bertarung di Yogyakarta
"Jangan yang tidak biasa tanam kelapa diberi kelapa. Jangan tidak biasa tanam kakao diberi kakao.
Yang sudah budayanya tanam kakao, iklimnya mendukung, sudah diarahkan sana," ujar Amran.
Pemerintah mendistribusikan benih komoditas strategis dari lokasi pembibitan setempat untuk meningkatkan efisiensi anggaran.
Sebagai contoh, pasokan benih di Pulau Sulawesi akan diambil langsung dari tempat pembibitan di wilayah tersebut dengan mendatangkan ahli tanaman ke lokasi.
"Distribusi pembibitannya adalah di tempat situ, supaya tidak diangkut dari Jawa yang ke Sulsel, dari Sulsel ke Papua, enggak.
>>> Threads Tembus 500 Juta Pengguna Aktif dan Rilis Fitur Komunitas Baru
Di tempat itu kita pembibitan, ahlinya kita datangkan," tutur Amran.
Update Terbaru
Wapres Ghana Temui Black Stars di Toronto Beri Dukungan Jelang Piala Dunia
Rabu / 17-06-2026, 13:17 WIB
Kementan Minta Perusahaan Sawit Naikkan Harga Tandan Buah Segar
Rabu / 17-06-2026, 13:17 WIB
Lionel Messi Cetak Hat-trick, Argentina Hajar Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 13:16 WIB
Mantan Guru Prasekolah 88 Tahun Kini Jadi Asisten Mantan Muridnya
Rabu / 17-06-2026, 13:16 WIB
Austria Tekuk Yordania 3-1 di Laga Perdana Grup J Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 13:16 WIB
AMD, Google, dan Nvidia Dikabarkan Akan Gunakan Samsung Foundry untuk Chip Masa Depan
Rabu / 17-06-2026, 13:16 WIB
Sopir Bus Singapura Berjuang Melawan Gagal Ginjal Stadium Akhir
Rabu / 17-06-2026, 13:16 WIB
Tiga Bank Kucurkan Kredit Sindikasi Hijau Rp 4,7 Triliun ke Plaza Indonesia
Rabu / 17-06-2026, 13:15 WIB
Tiga Bank Kucurkan Kredit Sindikasi Rp4,7 Triliun ke Plaza Indonesia
Rabu / 17-06-2026, 13:14 WIB
Aktivitas Pelayaran Selat Hormuz Masih Terbatas Pascadamai AS-Iran
Rabu / 17-06-2026, 13:14 WIB
Rumah Indofood Meriahkan Jakarta Fair 2026 dengan Konsep Urban Food Market
Rabu / 17-06-2026, 13:13 WIB
Mitsubishi Motors Bagikan Cara Cegah Hewan Masuk Ruang Mesin Mobil
Rabu / 17-06-2026, 13:12 WIB
BSI Catat Pertumbuhan Pembiayaan SME Capai Rp 25,69 Triliun
Rabu / 17-06-2026, 13:12 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid: Efisiensi Bahan Bakar Tinggi dengan Teknologi Ramah Lingkungan
Rabu / 17-06-2026, 13:12 WIB






