PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membukukan pertumbuhan pembiayaan segmen usaha kecil dan menengah (SME) sebesar 13,67 persen secara year on year menjadi Rp 25,69 triliun pada posisi April 2026.

Kenaikan dobel digit ini didorong oleh sektor-sektor penopang aktivitas harian masyarakat, seperti pertanian, perkebunan, perdagangan besar dan eceran, hingga jasa pendidikan.

>>> Daihatsu Rocky Hybrid: Efisiensi Bahan Bakar Tinggi dengan Teknologi Ramah Lingkungan

Ekspansi pembiayaan yang masif tersebut dibarengi dengan komitmen menjaga prinsip kehati-hatian.

Kualitas non performing financing (NPF) BSI membaik ke posisi 1,80 persen dari periode sebelumnya sebesar 1,88 persen.

Komitmen BSI Dukung UMKM

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy menyatakan kesiapan perusahaan mendorong segmen kecil dan menengah.

>>> Transformasi Pendidikan Agama Islam di Era Digital Perlu Penguatan Karakter dan Etika

Hal ini sejalan dengan komitmen BSI berkontribusi untuk perekonomian nasional, terutama sektor-sektor pro kerakyatan yang memperluas lapangan kerja.

Manajemen membidik kelas usaha kecil dan menengah karena memiliki potensi besar jika mendapatkan pembinaan serta akses pembiayaan yang tepat di tengah kondisi dinamis.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah cash management system terintegrasi BEWIZE by BSI. Sistem ini memudahkan mobilitas pengelolaan usaha bagi para pelaku UMKM.

>>> Disney Rilis Toy Story 5 Eksklusif di Bioskop Juni 2026

Langkah strategis lain yang dijalankan BSI untuk mendorong UMKM naik kelas meliputi pendampingan usaha, pelatihan, business matching, penyediaan layanan BSI UMKM Center, hingga fasilitasi sertifikasi halal.