Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa umat Islam tidak diwajibkan menggunakan bahasa Arab saat berdoa. Doa dapat dipanjatkan dengan bahasa apa pun yang dipahami oleh masing-masing individu.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Miftahul Huda. Ia menjelaskan bahwa Allah SWT Maha Mengetahui setiap maksud dan kebutuhan hamba-Nya, tanpa memandang bahasa yang digunakan.

>>> Penjualan Pikap Mei 2026 Turun 25 Persen, Suzuki Carry Geser Gran Max

"Allah SWT Maha Mengetahui setiap doa dalam berbagai bahasa dan Dia pun Maha Mengetahui setiap kebutuhan yang dipanjatkan," ujar Kiai Miftah, dikutip dari MUIDigital pada 16 Februari 2022.

Pentingnya Memahami Arti Doa

Meskipun penggunaan berbagai bahasa diperbolehkan, pemahaman terhadap arti doa tetap menjadi hal yang krusial. Pemilihan bahasa yang dimengerti dapat membantu seseorang menghayati setiap permintaan yang disampaikan.

Kekhusyukan hati saat berdoa akan lebih terjaga dibandingkan jika hati lalai terhadap isi permohonan. Faktor inilah yang menjadi alasan utama kelonggaran penggunaan bahasa dalam berdoa.

"Pada poin inilah, mengapa berdoa kepada Allah boleh dengan bahasa apa saja, yaitu agar kita khusyuk dalam meminta dan orang yang paham apa yang diminta.

Tentu, akan bersungguh-sungguh dalam bermunajat," jelas Kiai Miftah.

>>> Daftar Acara ANTV Kamis, 18 Juni 2026 Ada Mega Bollywood Humko Tumse Pyaar Hai, Antara Cinta dan Dusta, Doriyaann, Series Thanak, Sayali, Vasudha, Teri Meri serta Link Nonton

Doa Sapu Jagad dari Al-Quran

Al-Quran dan hadits Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan banyak kalimat permohonan yang baik. Salah satu yang paling sering diamalkan adalah doa memohon kebaikan di dunia dan akhirat.

Kalimat tersebut tercantum dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 201, yang dikenal dengan doa sapu jagad.

Doa ini berbunyi: "Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqinaa 'adzaban naar."

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."

>>> IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.321,96 pada Perdagangan Pagi

Kiai Miftah mengatakan bahwa doa ini sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia.