Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan pagi ini, Rabu (17/6/2026).

IHSG melonjak 66,99 poin atau 1,07 persen ke level 6.321,96 di Bursa Efek Indonesia.

>>> Bahlil: Pasokan Batu Bara PLN Masih Kurang 20 Juta Ton

Lonjakan ini dipicu oleh sentimen optimistis para pelaku pasar modal.

Sejak awal pembukaan, indeks saham domestik langsung berada di zona hijau.

Pertumbuhan ini merupakan kelanjutan tren positif dari beberapa sesi sebelumnya.

Tingginya minat beli investor terhadap saham unggulan menjadi pendorong utama.

IHSG sempat menyentuh area 6.370-an sebelum mengalami fluktuasi wajar.

>>> Saddil Ramdani Jaga Kebugaran Fisik Melalui Latihan Mandiri

Menurut analis, indeks berpeluang melanjutkan penguatan jika bertahan di atas level psikologis 6.300.

Faktor Pendorong Penguatan IHSG

Pergerakan indeks jangka pendek dipengaruhi oleh stabilitas harga komoditas, imbal hasil obligasi pemerintah, dan sentimen global.

Ekspektasi terhadap stabilitas kebijakan moneter dan fiskal domestik turut memperkuat kondisi pasar.

Koreksi harga minyak mentah dinilai mengurangi tekanan inflasi global, sehingga membangun optimisme.

Dorongan utama juga berasal dari performa positif saham perbankan dan emiten berkapitalisasi besar.

>>> Umat Islam Dianjurkan Amalkan Shalat Hajat saat Hadapi Tantangan Hidup

Saham-saham tersebut menjadi motor penggerak indeks pada semester kedua tahun 2026.