Studi Ungkap 40 Persen Perokok Dewasa Inggris Pilih Vape untuk Berhenti
Pengguna juga dapat mengatur kadar nikotin secara bertahap, sehingga membantu mengurangi keinginan untuk kembali merokok.
Variasi perangkat yang tersedia juga meningkatkan kepatuhan pengguna, terutama bagi perokok dengan ketergantungan tinggi.
>>> Toyota Tolak Peralihan Total ke Mobil Listrik Demi Jaga Pekerjaan
Meski demikian, Amaliya mengingatkan bahwa produk tembakau alternatif bukan berarti bebas risiko. Perbedaan mendasar antara vape dan rokok konvensional terletak pada tidak adanya proses pembakaran pada vape.
Rokok konvensional menghasilkan asap yang mengandung TAR dan karbon monoksida, dua zat berbahaya yang terkait dengan berbagai penyakit.
Sementara itu, vape bekerja melalui sistem pemanasan yang menghasilkan aerosol.
Dalam penelitian terkait kesehatan mulut dan gingivitis, Amaliya menemukan perbedaan kondisi rongga mulut antara perokok dan pengguna produk tembakau alternatif.
Perokok lebih rentan mengalami gangguan gusi, perubahan warna gigi, dan penumpukan plak akibat paparan asap pembakaran.
"Perokok dewasa yang beralih ke produk alternatif menunjukkan kecenderungan kesehatan gusi yang lebih baik.
Namun, masyarakat perlu memahami bahwa produk alternatif bukan bebas risiko dan penggunaannya harus disertai edukasi yang benar," jelasnya.
Menurut Amaliya, edukasi menjadi faktor penting jika pendekatan pengurangan bahaya ingin diterapkan lebih luas.
Ia menegaskan produk alternatif hanya diperuntukkan bagi perokok dewasa yang ingin beralih, bukan untuk non-perokok, remaja, atau ibu hamil.
Di sisi lain, ia menilai pengembangan kebijakan terkait produk tembakau alternatif harus didasarkan pada bukti ilmiah yang objektif dan transparan.
Hal itu mencakup penelitian klinis jangka panjang, keterlibatan akademisi independen, serta regulasi yang mempertimbangkan profil risiko masing-masing produk.
Meski demikian, Amaliya menegaskan bahwa pilihan terbaik bagi kesehatan tetap berhenti sepenuhnya dari penggunaan produk tembakau maupun nikotin.
>>> Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,50 Persen, Rupiah Tertekan
"Pendekatan riset dan kebijakan mengenai produk tembakau alternatif perlu berbasis bukti ilmiah yang objektif dan transparan agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan tidak menyesatkan," tutupnya.
Update Terbaru
Lionel Messi Cetak Hat-trick, Argentina Tekuk Aljazair 3-0
Rabu / 17-06-2026, 10:09 WIB
Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, dan Pisces: Peluang Sukses hingga Asmara
Rabu / 17-06-2026, 10:09 WIB
Negara Asia Tenggara dengan Konsumsi Daging Babi Tertinggi, Bukan Indonesia
Rabu / 17-06-2026, 10:09 WIB
Harga Pangan di Pasar Tradisional Turun pada 17 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 10:09 WIB
Investasi Rp37,62 Triliun Ubah Gading Serpong Jadi Pusat Komersial Baru
Rabu / 17-06-2026, 10:09 WIB
Penyebab Gangguan Baterai Litium Motor Listrik dan Cara Mengatasinya
Rabu / 17-06-2026, 10:08 WIB
BPH Migas Dorong CNG dan Mini LNG sebagai Alternatif LPG Rumah Tangga
Rabu / 17-06-2026, 10:08 WIB
Penguatan Rupiah Kurangi Tekanan BI untuk Naikkan Suku Bunga
Rabu / 17-06-2026, 10:05 WIB
Samsung Rilis One UI 8.5 untuk Galaxy F34, Bawa Patch Keamanan Mei 2026
Rabu / 17-06-2026, 10:05 WIB
Vicky Prasetyo Buka Suara soal Tuduhan Tipu Pengusaha Audio
Rabu / 17-06-2026, 10:05 WIB
Manchester United Dekati Crysencio Summerville pada Bursa Transfer 2026
Rabu / 17-06-2026, 10:04 WIB
Xiaomi Kenalkan Lengan Robot Pengisi Daya Mobil Listrik
Rabu / 17-06-2026, 10:04 WIB
Cek Bansos PKH Kini Bisa Dilakukan Mandiri Lewat HP, Ini Caranya
Rabu / 17-06-2026, 10:04 WIB
Pertahanan Sipil Arab Saudi Larang Tinggalkan Benda Mudah Terbakar di Mobil
Rabu / 17-06-2026, 09:59 WIB






