Keamanan dan Siapa yang Perlu Hati-hati

Secara umum, melatonin ditoleransi dengan baik dan dianggap berisiko rendah.

Badan Keamanan Pangan Perancis (ANSES) melaporkan beberapa efek samping ringan seperti sakit kepala, mual, kantuk, pusing, dan sakit perut.

Kelompok yang perlu ekstra hati-hati meliputi ibu hamil atau menyusui, penderita epilepsi, penyakit autoimun, dan mereka yang mengonsumsi antikoagulan.

Waktu konsumsi juga krusial: jika diminum di waktu yang salah, melatonin justru dapat mengacaukan ritme sirkadian.

Konsultasi dengan dokter sebelum memulai melatonin sangat disarankan.

Kesimpulan: Bantuan Penyesuaian, Bukan Solusi Ajaib

Para ahli sepakat bahwa melatonin paling baik digunakan untuk menyesuaikan ritme biologis, bukan sebagai obat mujarab insomnia.

Jika masalah tidur berlanjut, kebersihan tidur dan penanganan penyebab yang mendasari tetap sangat penting.

>>> Saham SpaceX Melonjak, Valuasi Tembus 2,75 Triliun Dolar AS

Jadi, jangan tinggalkan rutinitas tidur Anda dulu.