Kebiasaan tidur sering dianggap remeh di tengah kesibukan sehari-hari. Padahal, jadwal istirahat yang berantakan membawa dampak buruk signifikan bagi kesehatan tubuh.

Tidur larut malam dan bangun pukul lima pagi mungkin terasa biasa. Namun, jika pola ini tidak konsisten, kesehatan jantung Anda terancam serius.

>>> 2 Kampus Tertua di St. Petersburg: Cetak Peraih Nobel hingga Putin, Banyak Dicari 2026

Ahli jantung Douglas Zuckermann menjelaskan bahwa tubuh membutuhkan waktu cukup untuk pemulihan saat tidur. Ketika durasi istirahat berkurang, tubuh kehilangan kesempatan memperbaiki diri secara alami.

Kurang tidur memicu lonjakan hormon stres dan meningkatkan tekanan darah. Kondisi ini biasanya diikuti peradangan masif pada sistem organ.

Jika dibiarkan, jantung dipaksa bekerja lebih keras dari kapasitas normal. Hal ini meningkatkan risiko penyakit kronis seperti hipertensi dan gangguan jantung.

Bahaya Jam Tidur Tidak Teratur bagi Kesehatan

Para ahli menekankan konsistensi adalah kunci menjaga kesehatan organ vital melalui pola istirahat. Berikut dampak negatif akibat jadwal tidur tidak menentu:

1. Gangguan pada Ritme Sirkadian

Setiap organ tubuh beroperasi berdasarkan ritme sirkadian atau jam internal. Sistem ini mengatur aktivitas biologis harian agar berjalan selaras.

Jam internal idealnya sejalan dengan siklus siang dan malam. Jika terjadi ketidaksinkronan, fungsi tubuh terganggu dan tidak optimal.

Menurut ahli jantung Cynthia A. Kos, jadwal tidur berantakan mengacaukan jam utama tubuh.

Gangguan ini berdampak pada pengaturan detak jantung dan tekanan darah.

2. Terhambatnya Penurunan Tekanan Darah

Tekanan darah manusia mengikuti fluktuasi ritme sirkadian. Biasanya, tekanan darah tertinggi di pagi hari dan terendah saat malam.

>>> Bos KAI Pastikan Merger INKA Rampung 2026, DPR Beri Peringatan Keras