Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG subsidi tiga kilogram di Bali sebanyak 417.200 tabung.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah serta Hari Raya Galungan dan Kuningan.

>>> Jemaah Padati Masjidil Haram Saksikan Pergantian Kiswah Ka'bah

Manager Komunikasi, Relasi dan CSR Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Ahad Rahedi menyatakan pihaknya telah melakukan mitigasi melalui penyaluran tambahan di luar penyaluran reguler.

Dari total tambahan tersebut, sebanyak 159.040 tabung atau setara 477 metrik ton disalurkan saat libur Tahun Baru Islam yang jatuh pada Selasa (16/6).

Alokasi itu mencapai 59 persen dari rata-rata konsumsi harian di Bali.

Sisanya sebanyak 258.160 tabung ditambah untuk menyambut Hari Raya Galungan yang puncaknya pada Rabu (17/6) dan Hari Raya Kuningan pada Sabtu (27/6).

Jumlah penyaluran tambahan itu mencapai hingga 95 persen dari rata-rata penyaluran harian.

>>> Kurs Jisdor BI Menguat ke Rp17.921, Didukung Redanya Ketegangan Geopolitik

Rata-rata penyaluran harian LPG ukuran tiga kilogram di Bali pada Juni 2026 mencapai 270.568 tabung LPG subsidi.

Untuk layanan bahan bakar minyak (BBM), Pertamina akan melakukan penebalan stok sesuai kebutuhan dan pengecekan sarana fasilitas SPBU secara intensif, termasuk aspek kuantitas dan kualitas BBM.

Ahad mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak panik memborong dan tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan.

LPG tiga kilogram subsidi dengan tabung melon berwarna hijau diperuntukkan bagi masyarakat miskin, sedangkan LPG non subsidi berwarna merah muda untuk masyarakat dengan ekonomi mampu.

>>> Thomas Tuchel Bawa Standar Elit ke Timnas Inggris demi Piala Dunia 2026

"Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," imbuh Ahad.