Joan Mir memutuskan untuk meninggalkan tim pabrikan Honda setelah kompetisi MotoGP 2026 berakhir. Keputusan ini diambil akibat ketidakjelasan rencana tim menghadapi era mesin baru.

Mantan juara dunia MotoGP 2020 itu mengaku kecewa dengan sikap manajemen Honda.

>>> 100 Ide Caption Tahun Baru Islam 1448 H untuk Media Sosial

Ia menilai tim belum memberikan kepastian mengenai rencana jangka panjang, terutama terkait regulasi mesin 850cc yang mulai berlaku pada 2027.

Spekulasi mengenai masa depan Mir menguat selama akhir pekan MotoGP Catalunya 2026. Ia dikabarkan tengah menjajaki peluang bergabung dengan tim satelit Gresini Ducati untuk musim 2027.

"Soal ini, seperti yang bisa Anda pahami, saya belum bisa mengatakan apa pun," ujar Mir.

Hubungan Mir dengan pabrikan Jepang itu dimulai pada musim 2023. Periode tersebut dinilai sebagai salah satu momen terburuk bagi Honda di ajang MotoGP.

"Yang bisa saya katakan adalah setelah Jerez, saya memutuskan tidak melanjutkan bersama Honda. Itu benar, saya tidak akan tetap di sana," imbuh Mir.

Situasi Mir di internal Honda semakin rumit setelah HRC mengamankan kontrak Fabio Quartararo sebelum musim bergulir. Ditambah rumor promosi David Alonso dari kelas Moto2.

Kondisi tersebut mengancam posisi Mir dan Luca Marini di proyek MotoGP Honda. Johann Zarco dan Diogo Moreira telah menyepakati kontrak jangka panjang bersama tim satelit LCR Honda.

>>> Sharp AQUOS sense10 Raih Smartphone of The Year 2025 Midrange Category

Peluang Mir bertahan dengan penambahan kuota motor Honda menjadi enam unit juga tertutup. Tim Tech3 menyatakan tetap setia bersama KTM untuk regulasi baru mendatang.

"Di Jerez, saya tidak mendapat kabar apa pun dari manajemen Honda soal ke mana saya akan ditempatkan. Yang jelas, saya merasa tidak pantas diperlakukan seperti itu," kata Mir.

Keputusan sepihak ini diambil Mir pada bulan lalu setelah merasa minim komunikasi dari pihak manajemen. "Itulah alasan saya memutuskan tidak ingin melanjutkan di sini.

Soal langkah berikutnya akan dilihat nanti," lanjutnya.

Langkah Mir ini menyerupai keputusan Marc Marquez pada akhir 2023 yang memilih memutus kontrak dengan Honda demi pindah ke Gresini tanpa bayaran gaji.

Marquez kemudian berhasil promosi ke tim pabrikan Ducati dan merengkuh juara dunia 2025.

>>> Promo Produk Segar Superindo, Tip Top, dan Hypermart Mulai 17 18 19 Juni 2026

"Ya, sekarang saya akan melakukannya," jawab Mir saat ditanya kesiapannya mengambil langkah serupa. Namun, ia belum merinci apakah bersedia balapan tanpa bayaran pada musim 2027.