Suasana baru terasa di skuad Timnas Inggris menjelang Piala Dunia 2026. Kehadiran Thomas Tuchel sebagai pelatih kepala membawa perubahan signifikan dalam standar profesionalisme tim.

Para pemain langsung merasakan atmosfer klub top Eropa sejak sesi latihan pertama. Tuchel menerapkan skema permainan modern dengan detail gerakan triangulasi dan pressing terintegrasi.

>>> Neuralink Gandeng Samsung Garap Chip Generasi Keempat

Pusat latihan di Kansas City menjadi saksi interaksi aktif Tuchel dengan anak asuhnya. Pelatih berusia 52 tahun itu menikmati proses adaptasi dan percaya pada potensi skuad.

"Lingkungan elit yang seharusnya kita rasakan," ujar salah satu pemain tentang standar yang dibawa Tuchel, dikutip dari Independent.

Komunikasi Jujur dan Perhatian Khusus untuk Harry Kane

Tuchel dikenal dengan pendekatan komunikasi yang jujur tanpa perantara. Ia juga memberikan perlakuan khusus kepada Harry Kane yang dinilai memiliki ambisi besar meraih gelar.

>>> FIFGROUP Borong Lima Penghargaan HR Asia Awards 2026

Kontrak Tuchel bersama FA berjalan hingga Euro 2028. Ketertarikannya pada kompetisi internasional tumbuh sejak menonton Piala Dunia Italia 1990 saat remaja.

"Ini adalah sesuatu yang magis," kata Tuchel mengenang masa mudanya saat berpura-pura menjadi pemain Inggris, Chris Waddle, di taman rumahnya.

Kini fokus Tuchel tertuju pada target memenangkan Piala Dunia 2026. Laga perdana melawan Kroasia di Dallas akan menjadi ujian awal taktik dan kepemimpinannya.

>>> Grup SRT 5 Ponorogo Raih Penghargaan Festival Reog Nasional 2026

FA resmi menunjuk Tuchel pada September 2024 menggantikan Gareth Southgate. Ia menjadi pelatih asing ketiga dalam sejarah Inggris yang diharapkan mengakhiri puasa gelar sejak 1966.