Neuralink, perusahaan milik Elon Musk, kembali menjalin kerja sama dengan Samsung untuk memproduksi chip generasi keempat. Keputusan ini diambil setelah Neuralink meninggalkan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).

Kolaborasi ini memperpanjang kesepakatan jangka panjang yang sebelumnya telah terjalin. Samsung sebelumnya telah memproduksi chip penggerak otomatis AI6 dan AI6.5 untuk Musk.

>>> FIFGROUP Borong Lima Penghargaan HR Asia Awards 2026

Chip mutakhir Neuralink akan menggunakan proses manufaktur 4nm milik Samsung.

Laporan Korea Economic Daily tidak merinci alasan pemilihan node yang sudah mapan ini, namun diduga terkait stabilitas proses 4nm yang lebih baik.

Sebelumnya, TSMC mendapat tugas memproduksi massal chip Neuralink generasi ketiga. Kini, TSMC dipastikan terdepak dari rantai pasok Neuralink.

Samsung menargetkan pengiriman batch pertama chip uji coba pada semester pertama 2027. Produksi massal ditargetkan berjalan paling cepat pada akhir tahun depan.

Chip generasi keempat memiliki kemampuan dua arah, berbeda dengan versi sebelumnya yang hanya membaca sinyal otak.

>>> Grup SRT 5 Ponorogo Raih Penghargaan Festival Reog Nasional 2026

Teknologi ini mampu memasukkan data dari perangkat luar ke dalam otak untuk mengaktifkan fungsi fisik, seperti mengembalikan penglihatan pasien.

Krisis Kapasitas Produksi TSMC

Peralihan order dari Elon Musk ke Samsung terjadi akibat masalah kapasitas produksi TSMC. Lonjakan permintaan perangkat AI membuat NVIDIA melakukan pemesanan dalam skala masif.

TSMC telah mendongkrak kapasitas bulanan hingga 175.000 unit wafer untuk litografi 3nm. Namun, tingginya permintaan global tetap membuat kapasitas produksi tersendat.

Keterbatasan pasokan TSMC membuka peluang komersial bagi Samsung.

>>> Kesepakatan Damai Selat Hormuz Turunkan Harga Minyak Global

Meskipun hasil produksi GAA 2nm Samsung belum memenuhi standar, fokus pada node 4nm yang matang menjadi solusi strategis.