Menjalani karier balap internasional di Eropa bukanlah hal mudah bagi pebalap muda. Adaptasi dengan kompetisi ketat dan lingkungan baru menjadi tantangan tersendiri.

Namun, Muhammad Kiandra Ramadhipa tidak merasa sendiri.

>>> Prancis Hadapi Senegal di Laga Pembuka Grup I Piala Dunia 2026

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini mengaku sangat terbantu oleh kehadiran Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama di Spanyol.

Mario Aji yang kini berlaga di Moto2 dan Veda Pratama di Moto3 menjadi motivasi bagi Ramadhipa.

"Tentunya motivasi untuk mengejar (prestasi) mereka itu ada, karena mereka memotivasi saya," ujar Ramadhipa.

>>> Alwi Farhan Tembus 10 Besar Dunia Usai Juara Australian Open 2026

Semangat kompetitif positif ini menjadi modal berharga bagi Ramadhipa dalam melakoni musim debutnya di ajang Moto3 Junior World Championship 2026.

Hubungan Dekat dan Ruang Diskusi yang Intens

Selama di Spanyol, Ramadhipa sering bertemu dengan Mario dan Veda. Mereka berlatih bersama di bawah arahan pelatih Joan Oliver, mulai dari latihan motor, gym, hingga bersepeda.

Kedekatan di luar lintasan dimanfaatkan Ramadhipa untuk bertukar pikiran. Komunikasi yang cair membuat proses transfer ilmu dan adaptasinya di Eropa berjalan lebih mulus.

>>> Indomaret Tebar Diskon Spesial hingga 18 Mei 2026

"Dan juga tentunya saya sering ngobrol dengan mereka dan juga sering bertemu. Ya cukup dekat hubungannya dengan mereka," pungkas Ramadhipa.