Kompetisi Moto3 Junior World Championship tidak hanya menguji fisik dan performa motor, tetapi juga tekanan psikologis di lintasan.

Muhammad Kiandra Ramadhipa, pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), berhasil meraih podium tertinggi pada putaran kedua di Sirkuit Estoril, Portugal.

>>> Mengenal Jalur Domisili Khusus dalam SPMB Jateng 2026

Ia membagikan pengalamannya dalam mengelola beban mental saat balapan.

Teknik Menjaga Fokus di Lintasan

Persaingan ketat di barisan depan sering memuncak dengan aksi saling salip hingga tikungan terakhir.

Ramadhipa mengakui ketegangan itu memicu lonjakan detak jantung yang tinggi.

Untuk tetap fokus, ia menerapkan metode sederhana: mengatur napas.

"Coba untuk tetap bernapas agar bisa berpikir dengan jernih seperti itu," ujarnya dalam sesi Zoom bersama awak media, Senin (15/6/2026).

Keteraturan napas membantu menjaga ketenangan pikiran sehingga keputusan krusial di sirkuit dapat diambil secara tepat.

Kesiapan Mental Lewat Pendekatan Spiritual

Kematangan psikologis Ramadhipa tidak hanya dibangun dari aspek teknis dan fisik.

Ketenangan batinnya diperkuat melalui pendekatan spiritual dan dukungan keluarga sebelum turun ke grid.

>>> Cara Cek Desil Bansos 2026 Pakai NIK KTP Secara Online

"Ya kalau menenangkan diri saya biasanya berdoa, sholat. Itu cara saya untuk menenangkan diri sebelum balapan," katanya.

Selain ibadah, komunikasi dengan orang tua di tanah air menjadi agenda wajib.

Restu keluarga diakui sebagai kekuatan tambahan yang krusial.

Tampil Percaya Diri Hadapi Pebalap Eropa

Ketangguhan mental pebalap bernomor #32 ini juga terlihat dari caranya memandang rival di Eropa.

Meski pendatang baru dari Asia, ia tidak merasa minder bersaing dengan pebalap luar negeri.

Keyakinan diri itu muncul berkat persiapan matang dan fasilitas latihan yang terpenuhi.

"Enggak sih (minder). Karena saya rasa saya mendapatkan fasilitas yang cukup dan saya latihan maksimal.

>>> Pemkab Banyuwangi Salurkan Bantuan Sosial Lewat Sedekah Kolektif ASN

Ya, saya rasa saya tidak ada rasa minder seperti itu sih," tegasnya.