Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggerakkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyalurkan donasi alat bantu mobilitas dan santunan anak yatim melalui program "ASN Berbagi".

Kegiatan berlangsung di Masjid Babussalam, Kantor Pemkab Banyuwangi, pada Senin (15/6/2026).

>>> Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS, Terkuat dalam Tiga Pekan

Gerakan sedekah kolektif ini bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan bahwa Muharram merupakan bulan yang penuh kemuliaan.

"Bulan Muharram bukan hanya awal kalender Hijriah, tetapi juga bulan yang dimuliakan sehingga umat dianjurkan memperbanyak amal kebaikan," ujar Ipuk.

Penghimpunan donasi oleh para ASN dilakukan secara rutin untuk menyasar berbagai kebutuhan sosial masyarakat.

>>> Komisi XII DPR Setujui Pagu Anggaran Kementerian ESDM Rp27,33 Triliun

Bantuan mencakup pendidikan, penanganan stunting, hingga bantuan hari besar keagamaan.

Pada peringatan kali ini, penyaluran difokuskan pada pemberian bantuan kursi roda kepada tiga penerima manfaat serta santunan kepada puluhan anak yatim piatu.

Selain berbagi, momentum Tahun Baru Islam juga dimanfaatkan untuk mendorong transformasi etos kerja ASN sebagai pelayan publik.

"Bagi ASN, hijrah berarti bertransformasi menjadi pelayan masyarakat yang lebih profesional, berintegritas, dan responsif di segala kondisi," tegas Ipuk.

>>> Harga iPhone Air di iBox Turun Hingga Rp 4,2 Juta per 25 April 2026

Rangkaian acara peringatan Tahun Baru Islam di lingkungan Pemkab Banyuwangi ditutup dengan tausiah agama serta pembacaan doa akhir dan awal tahun Hijriah.