>>> Microsoft Resmi Tunjuk Gunawan Susanto Jadi Country General Manager Indonesia

Karakteristik jumlah orang, infrastruktur transportasi, dan dampak nasional membuat Chunyun belum tertandingi.

Fenomena Perjalanan Pulang Kampung di Negara Lain

Selain China dan Indonesia, beberapa negara lain juga memiliki periode sibuk di mana masyarakatnya melakukan perjalanan massal domestik.

Di India, lonjakan pergerakan warga terjadi saat perayaan keagamaan Diwali dan Idulfitri.

Jutaan penduduk menumpang kereta api lokal hingga tiket Indian Railways kerap habis terjual hanya dalam hitungan menit.

Sementara di Amerika Serikat, mobilisasi domestik tertinggi berlangsung pada momen Thanksgiving dan Natal. Jalan raya dan bandara mengalami kemacetan parah seiring melonjaknya tarif tiket transportasi.

Masyarakat Brasil juga mengenal arus pulang kampung yang berpusat pada perayaan Natal dan Karnaval.

Kota besar seperti São Paulo dan Rio de Janeiro akan mengalami kepadatan lalu lintas yang tinggi menuju daerah pinggiran.

Di Bangladesh, pergerakan jutaan orang keluar dari ibu kota Dhaka terjadi menjelang Idulfitri dan Iduladha. Kondisi ini memicu kepadatan ekstrem pada moda transportasi darat serta angkutan sungai.

Filipina memiliki tradisi mudik yang kerap diistilahkan sebagai "homecoming" saat momen Natal dan Semana Santa.

Seluruh terminal bus, pelabuhan laut, hingga bandara dipadati warga yang menuju provinsi asal mereka.

>>> HYBE Minta Maaf Konser BTS di Busan Molor 75 Menit

Chunyun di China menjadi fenomena mudik terbesar di dunia mengalahkan pergerakan massal di berbagai negara termasuk Indonesia saat Lebaran.