Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menutup sementara akses lalu lintas Jembatan Palu III di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (26/1).

Penutupan dilakukan setelah gempa magnitudo 6,7 mengguncang wilayah tersebut.

>>> Syahdunya Pergantian Kiswah Sambut Tahun Baru di Tanah Suci

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu, Trinso Yunianto, mengatakan penutupan berdasarkan instruksi kepala daerah. "Terjadi beberapa kendala pada bagian jembatan setelah diguncang gempa," ujarnya di Palu, Selasa.

Pihaknya bersama kepolisian setempat melakukan rekayasa lalu lintas.

Rute dari arah Jalan Kimaja dialihkan ke Jalan Rajamoili, dan Jembatan Palu IV menjadi alternatif menuju wilayah Palu barat.

Sementara itu, rute dari arah Jalan KH Wahid Hasyim dialihkan ke Jalan Teuku Umar atau kompleks pasar tua.

Alternatif jalur menuju Palu bagian timur melewati Jembatan Palu I.

>>> Samsung Luncurkan The Frame TV Khusus Hotel dengan Fitur Unggulan

Trinso menambahkan, rambu-rambu lalu lintas sudah dipasang. "Petugas dari kepolisian dan Dishub juga sudah disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas," katanya.

Pemerintah telah mengutus tim khusus untuk memeriksa kondisi jembatan. Ditemukan retakan pada bagian sambungan jembatan.

Kelayakan infrastruktur jembatan untuk dilalui masih menunggu hasil kajian instansi teknis terkait. Penutupan sementara ini sebagai antisipasi untuk memberikan rasa aman dan keselamatan masyarakat pasca-gempa.

"Kami berharap masyarakat memahami situasi saat ini. Bagi pengguna jalan, kami imbau patuhi rambu-rambu lalu lintas guna menghindari kecelakaan," ucap Trinso.

Gempa magnitudo 6,7 terjadi pada Selasa sekitar pukul 10.27 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa terletak 42 kilometer arah tenggara Palu.

>>> Samsung Kembali Kuasai Pasar TV Mini LED Amerika Utara Jelang Piala Dunia

Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga pukul 14.30 Wita terjadi 71 kali gempa susulan di Kota Palu dan sekitarnya.