Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 13 gempa tektonik dangkal mengguncang wilayah Sulawesi.

Gempa-gempa tersebut terjadi sejak Jumat hingga Sabtu.

>>> Newcastle Jets Jamu Sydney FC di Leg Kedua Semifinal A-League

Tiga provinsi yang terdampak adalah Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Pusat Gempa dan Magnitudo

BMKG melaporkan gempa-gempa tersebut berasal dari aktivitas tektonik dangkal.

Pusat gempa berada di darat maupun laut di sekitar ketiga provinsi.

Magnitudo gempa bervariasi, dengan kekuatan yang tercatat relatif kecil hingga sedang.

Belum ada laporan kerusakan signifikan akibat rangkaian gempa ini.

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab.

Masyarakat diminta memastikan informasi hanya berasal dari sumber resmi BMKG.

BMKG juga mengingatkan potensi gempa susulan yang mungkin terjadi.

>>> BMKG Deteksi Gempa M6,4 di Laut Banda dan Aktivitas Sesar Tolitoli

Oleh karena itu, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan.

Karakteristik Gempa Dangkal

Gempa tektonik dangkal umumnya memiliki kedalaman kurang dari 60 kilometer.

Gempa jenis ini sering terasa lebih kuat di permukaan dibanding gempa dalam.

Hal itu karena jarak episenter ke permukaan lebih dekat.

Meski magnitudo kecil, gempa dangkal tetap berpotensi merusak jika pusatnya di darat.

Kondisi Terkini

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas gempa di tiga provinsi tersebut masih terpantau.

BMKG terus memonitor perkembangan melalui jaringan seismograf.

>>> Jorge Martin Tuntut Perbaikan Keselamatan Sirkuit Barcelona Usai Alami Gegar Otak

Masyarakat diimbau tidak panik dan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang.