Pembalap MotoGP, Jorge Martin, mendesak perbaikan keselamatan di Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Ia mengalami kecelakaan keras di Tikungan 12 yang mengakibatkan gegar otak.

>>> Ratusan Jemaah Haji Maros Pilih Skema Ifrad pada Musim Haji 2026

Insiden di Tikungan 12

Kecelakaan terjadi saat sesi latihan bebas.

Martin kehilangan kendali dan terjatuh dengan kecepatan tinggi.

Benturan keras menyebabkan ia mengalami gegar otak ringan.

Ia sempat dilarikan ke pusat medis sirkuit untuk pemeriksaan.

Tuntutan Jorge Martin

Martin menilai area Tikungan 12 sangat berbahaya.

Ia meminta penyelenggara menambah lapisan gravel trap atau air fence.

Menurutnya, perlindungan saat ini tidak memadai untuk mencegah cedera serius.

Ia juga mendorong evaluasi ulang desain tikungan tersebut.

Respons Penyelenggara

Pihak sirkuit menyatakan akan meninjau kembali aspek keselamatan.

Mereka berkomitmen untuk meningkatkan keamanan sesuai standar FIM.

Belum ada keputusan resmi mengenai perubahan lintasan.

>>> Persib Bandung Berpeluang Kunci Gelar Juara Super League 2025-2026

Diskusi dengan para pembalap dan tim akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dampak pada Karier Martin

Martin dipastikan absen dalam balapan berikutnya.

Tim medis merekomendasikan istirahat total untuk pemulihan.

Kondisinya terus dipantau untuk memastikan tidak ada efek jangka panjang.

Ia berharap bisa kembali ke lintasan dalam waktu dekat.

Keselamatan di MotoGP

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan di ajang MotoGP.

Beberapa pembalap sebelumnya juga mengeluhkan titik berbahaya di berbagai sirkuit.

FIM terus memperbarui regulasi keselamatan secara berkala.

Namun, setiap kecelakaan menjadi pengingat bahwa masih ada ruang perbaikan.

Martin berharap pengalamannya bisa menjadi pelajaran berharga.

>>> Yokohama F Marinos vs Kashiwa Reysol: Laga Panas Liga J1 2026 di Tengah Badai Cedera

Ia ingin sirkuit lebih aman bagi semua pembalap.