Sebanyak 292 jemaah haji asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, memilih skema Haji Ifrad pada musim haji 2026.

Keputusan ini membuat mereka mengenakan ihram lebih lama dibandingkan skema lainnya.

>>> Persib Bandung Berpeluang Kunci Gelar Juara Super League 2025-2026

Apa Itu Skema Haji Ifrad?

Skema Haji Ifrad adalah salah satu cara pelaksanaan ibadah haji.

Dalam skema ini, jemaah melaksanakan haji terlebih dahulu, kemudian umrah secara terpisah.

Jemaah yang memilih Ifrad akan berniat haji sejak miqat dan tetap dalam keadaan ihram hingga selesai wukuf, mabit, dan melempar jumrah.

Setelah tahallul, barulah mereka dapat melaksanakan umrah.

Skema ini berbeda dengan Tamattu' (umrah dulu, baru haji) dan Qiran (haji dan umrah digabung dalam satu niat).

Alasan Jemaah Maros Memilih Ifrad

Menurut data dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros, pemilihan skema Ifrad didasari beberapa pertimbangan.

Mayoritas jemaah yang memilih Ifrad adalah mereka yang telah lanjut usia atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Dengan Ifrad, jemaah hanya perlu sekali ihram dan tidak perlu berganti pakaian ihram di tengah perjalanan.

Hal ini dianggap lebih praktis dan mengurangi risiko kelelahan.

Selain itu, skema Ifrad juga memberikan waktu lebih panjang untuk beribadah di Tanah Suci.

Jemaah dapat fokus pada rangkaian haji tanpa tergesa-gesa menyelesaikan umrah.

Proses Pendaftaran dan Persiapan

Pendaftaran skema Ifrad dilakukan bersamaan dengan pendaftaran haji reguler.

Jemaah diminta memilih skema yang diinginkan saat mengisi formulir pendaftaran.

Kemenag Maros telah memberikan sosialisasi mengenai perbedaan skema haji kepada calon jemaah.

>>> Yokohama F Marinos vs Kashiwa Reysol: Laga Panas Liga J1 2026 di Tengah Badai Cedera